2 Juli 2018, Kebijakan Ganjil Genap Diperluas di Tol Tambun dan Dawuan

Posted on

JawaPos.com – Selain akan memperluas kebijakan ganjil genap di jalan arteri DKI Jakarta saat Asian Games 2018, Kementerian Perhubungan juga akan melakukan perluasan ganjil genap di pintu Tol Tambun dan Tol Dawuan.

Sebelumnya, kebijakan ganjil genap hanya mencakup Pintu Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur serta pintu tol Cibubur. Uji coba ini akan dilakukan mulai 2 Juli 2018.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Bambang Prihartono menuturkan pengaturan kendaraan pribadi diberlakukan pula kebijakan buka tutup gerbang tol prioritas.

“Penutupan pintu tol akan dilakukan di gerbang terpadat yang mengalami kecepatan kurang dari 40 km per jam, V/C ratio lebih dari 1, antriannya panjang mencapai 200 meter dan jarak antar gerbang tolnya berdekatan,” ujar Bambang di Jakarta, Selasa (26/6).

Baca Juga :  Kebijakan DP Nol Persen Bisa Dongkrak Pertumbuhan KPR Hingga 13 Persen

Adapun, penutupan pintu tol prioritas ini akan diterapkan bervariasi dari pukul 06.00-17.00 WIB dan pukul 12.00-21.00 setiap harinya. Penutupan pintu tol diprioritaskan untuk rute Wisma Atlet Kemayoran, Gelora Bung Karno (GBK), Velodrome Rawamangun dan Cibubur.

Bersamaan dengan perluasan ganjil genap di tol Japek dan Jagorawi ini, pihak BPTJ akan menyediakan lajur khusus di jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan pengangkut atlet dan angkutan umum bus. Lebih dari 100 km panjang jalan tol di Lajur 1 akan didedikasikan menjadi lajur khusus mobilitas kendaraan atlet dan angkutan bus.

Ruas tol yang akan diberlakukan LKAU ini meliputi ruas Tol Dalam Kota (21,6 km), ruas Tol Pelabuhan (25,8 km), ruas Tol Wiyoto Wiyono (26,2 km) dan ruas Tol Jagorawi (26,8 km), yang akan dilengkapi marka dan rambu.

Baca Juga :  PGN Diuntungkan dengan Akuisisi 51 Persen Saham Pertagas

(uji/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar