2 Terdakwa Kasus Korupsi SPAM Sulsel ‘Bernyanyi’ Soal Aliran Dana, Begini Pengakuannya

Posted on

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Terdakwa kasus dugaan korupsi, Andi Kemal dan Muh Aras, membeberkan aliran dana proyek pengadaan dan pemasangan pipa PVC di Satuan Kerja (Satker) Sarana Pengolahan Air Minum (SPAM) Sulsel.

Di ruang persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Kamis (24/05/2018), kedunya menyebut dana proyek senilai Rp 2,4 miliar diserahkan ke sejumlah pejabat yang saat ini turut menjadi terdakwa.

Sebelum menjelaskan keberadaan dana tersebut, terdakwa Muh Aras yang memberikan kesaksian pertama.

Dia menceritakan kronologis sehingga uang itu diserahkan kepada Kepala Kasatker Ferry Natsir dan mantan Kasatker Kaharuddin.

Awal mulanya kata Aras mendapat telepon dari Kaharuddin dan meminta agar menghubungi pak Kemal yang saat itu menjabat sebagai Pejabat Pengadaan Proyek.

Aras pada saat itu berperan sebagai koordinator pengadaan.

Baca: Pengadilan Tangguhkan Penahanan Terdakwa Korupsi SPAM Sulsel, Ini Alasannya

“Awalnya saya ditelpon Kaharuddin yang mulia sejak Agustus 2016 lalu. Kahar suruh saya hubungi Andi Kemal,” kata Muh Aras di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin langsung Bonar Hariandja.

Setelah Aras menemui Kemal, ia diperintahkan Andi Kemal untuk mencarikan 10 perusahan yang akan melaksanakan proyek pengadaan pipa PVC di 10 Kabupaten di Sulsel.

Singkat cerita, setelah mendapatkan sembilan perusahan ditambah perusahan milik Muh Aras, tanpa melalui proses tender terbuka, tibalah pencairan dana.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar