in

Bos BlackBerry Pesimistis dengan Smartphone Layar Lipat

Smartphone lipat baru memulai debut, tapi aroma persaingan sudah muncul.

CEO bisnis mobile Huawei, Richard Yu, beberapa waktu lalu menyinggung desain smartphone layar lipat pesaing Mate X yakni Galaxy Fold. Ia secara tidak langsung menyebut desain Galaxy Fold tidak bagus.

Dikutip dari Business Insider, Yu mengatakan Huawei pada awalnya memiliki prototype smartphone lipat dengan desain mirip Galaxy Fold. Namun, pengembangannya dihentikan karena dinilai tidak bagus.

“Saya merasa memiliki dua layar, di bagian depan dan belakang, membuat smartphone terasa terlalu berat,” ungkap Yu mengenai desain Galaxy Fold.

“Kami memiliki beberapa solusi, tapi kami membatalkannya. Kami memiliki tiga proyek yang dikerjakan bersamaan. Kami bahkan memiliki sesuatu yang lebih baik dari itu (Fold), yang saya hentikan. Produk itu buruk,” sambungnya.

Huawei dan Samsung mengambil langkah berbeda untuk desain smartphone layar lipat. 

Huawei Mate X memiliki satu layar besar, yang untuk dijadikan sebuah ponsel, harus dilipat ke arah belakang.

Sementara Galaxy Fold memiliki dua layar, dengan salah satunya berukuran kecil. Untuk membuatnya seperti tablet, maka perangkat tersebut harus dibuka seperti membuka buku.

(Din/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Huawei Mate 20 Pro dengan beragam keunggulannya kerap dibandingkan dengan pesaing di kelasnya, iPhone XS Max. Mana yang lebih unggul?

di tulis oleh Andina Librianty

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Kemenhub Mulai Investigasi, CEO Boeing Yakin 370 Unit Pesawat B-737 Max 8 Masih Aman

Ketua PSI Bulukumba Bakal Laporkan Pembakaran Bendera Partai ke Polisi