in

Cinta Terlarang, Suami Tewas Ditangan Selingkuhan Istrinya dan Kakak Iparnya

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Perkara pembunuhan terhadap Agus oleh selingkuhan istrinya Junaedi dan kedua kakak iparnya, Imran Ali bi Alidina dan Irvan bin Alidini, digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (11/03/2019).

Ketiga terdakwa didudukan dalam kursi pesakitan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, yang dipimpin langsung oleh Majelis Hakim Widiarso dan dibantu dua hakim anggota lainnya.

Baca: Lima Bulan Pasca Bencana, Mahasiswa IAIN Palu Masih Belajar di Kelas Darurat

Dalam persidangan berlangsung, mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian jajaran Polrestabes Makassar. Ada sekitar belasan personil Kepolisial berjaga jaga di ruang pengunjung sidang.

Pengamanan dilakukan tidak lain untuk mengantisipasi amukan keluarga korban yang tidak terima perlakuan pelaku terhadap Agus.

Pantauan Tribun di ruang sidang utama tempat persidangan digelar dihadiri puluhan keluarga korban, saudara hingga kerabat korban.

Baca: Tak Dapat Bantuan Rastra, Empat Warga Gattareng Ngadu ke DPRD Barru

Keluarga korban, Iskandar yang ditemui wartawan usai persidangan menceritakan peristiwa itu terjadi sejak  Oktober 2018 tahun lalu, tepatnya Jl Kalimantan, Kompleks PU, Kecamatan Ujung Tanah.

Pelaku menikam korban berkali kali hingga mengalami luka robek bagiam mulut, luka tusukan di dada dibagian uluhati, luka tusuk pada paha kiri, luka pada siku kiri dan betis.

“Dia dikeroyok  di jalan Kalimantan. Korban alami banyak luka, mulai  dari kaki sampai ujung kepala,” kata Iskandar.

Baca: Login rekrutbersama.fhcibumn.com, Ikuti Tahapan Ini, Ada 53 Daftar Perusahaan BUMN, Terima SMA/SMK

Menurut Iskandar, motiv pembunuhan diduga dipicu perselingkuhan antara istri korban bernama Ira  dengan pelaku atau terdakwa Junaedi.

Korban kala itu memukul istrinya karena mengetahui Ira selingkuh dengan pelaku. Istrinya lalu melaporkan perlakuan suaminya kepada saudaranya Ali bi Alidina dan Irvan bin Alidini yang tak lain kakak ipar korban.


di tulis oleh

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Main PUBG Mobile di India Bisa Dipenjara, Kok Bisa? : Okezone techno

Mencuri di Kota Makassar, Dua Buruh Bangunan Asal Gowa Dibekuk Resmob Polda Sulsel