in

Ditetapkan Tersangka, Ketua DPRD Majene Harap Tidak Ada Tendensi Politik

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE – Caleg DPRD Sulbar, Darmansyah telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pemilu oleh penyidik Polres Majene.

Calon anggota DPRD Sulbar dapil Majene itu diduga melibatkan ASN yang tak lain merupakan ajudannya berkampanye di Tamo, Kelurahan Baurung, Banggae Timur, Februari lalu.

Kini penyidik dan Sentra Gakkumdu sedang merampungkan berkas perkara untuk dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Majene.

Menanggapi hal itu, Darmansyah masih bersikukuh tidak merasa bersalah. Ia mengaku tak pernah melibatkan ajudannya berkampanye.

“Keyakinanku ini saya tidak pernah bersalah, tidak pernah melakukan apa yang mereka tuduhkan itu,” tegas Darmansyah, Senin (11/3/2019).

Menurutnya, agenda di Tamo itu merupakan rapat bersama masyarakat membahas pemekaran wilayah dan persiapan pesta rakyat. Saat itu dirinya berhalangan hadir dan mengamanatkan ajudannya datang.

Itupun, ajudannya hanya diminta menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya.

“Yang saya sampaikan sama ajudan, salam saya tidak bisa jadi, kalau itu dianggap kampanye hebat sekali lah,” katanya.

Meski begitu, Ketua DPRD Majene tersebut tetap akan bersikap kooperatif. Ia akan mengikuti seluruh proses pemeriksaan nantinya.

“Aapun resikonya saya akan hadapi, kalau dipanggil insya Allah saya akan hadir,” ujarnya.

Namun, Politisi PAN ini berharap, tidak ada tendensi politik dibalik penanganan kasus tersebut.

“Nantilah akan saya pelajari mudah-mudahan tidak ada tendensi politiknya masuk,” pungkasnya. (Tribun Majene.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi


di tulis oleh

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

305 Personil Brimob Bone Periksa Kesehatan

Bawaslu Putuskan Camat se-Makassar Tidak Melanggar UU Pemilu, Begini Reaksi Dosen Hukum Unhas