in

Ini 7 Perkara Pemilu di Sulsel Libatkan ASN dan Politisi, Berakhir di Pengadilan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Masa kampanye Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Presiden 2019 mulai berjalan di Sulawesi Selatan. Berbagai strategis dari para calon peserta dan pendukung mulai bergeliat untuk memperoleh suara.

Namun sayangnya, selama masa proses kampanye ini banyak ditemukan pelanggaran ditemukan Badan Pengawas Pemilu, terutama yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dan Politisi.

Data diperoleh Tribun, dalam pelanggaran pemilu sudah banyak berproses di meja persidangan dan sudah divonis bersalah.

Berikut perkara pemilu yang melibatkan ASN di Sulawesi Selatan:

1. Perangkat Desa Bonto Tallasa Kecamatan Uluere yang menjabat Kaur Umum berinisial AB.

Dalam putusannya di Pengadilan Negeri Bantaeng Jumat 14 Maret kemarin, AB divonis 3 bulan kurungan dalam masa percobaan 6 bulan.

AB juga dikenakan denda Rp 2.500.000 dan apabila tidak membayar  akan diganti pidana kurungan selama  satu bulan.

2. Kahar bin Mawa  Kasi Kesejahteraan Desa Bonto Tallasa Kecamatan Uluere juga terdaftar sebagai pengurus partai PAN divonis 3 bulan  bulan kurungan  dengan masa percobaan 6 bulan (Pidana Bersyarat) dan denda Rp 2.500.000.

3. Wakil Ketua DPRD Bone Hj Andi Syamsidar divonis tiga bulan dengan masa percobaan lima bulan di Pengadilan Negeri Watampone, Selasa 26 Februari 2019.

Selain itu terdakwa juga dihukum denda Rp 5 juta dengan subsider dua bulan penjara.


di tulis oleh

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Samsung Bakal Rilis Varian Flagship Lebih Murah daripada Galaxy S10e

Pilih 8 Tim Lagi, Piala Presiden Esport 2019 Gelar Closed Qualifiers Babak Pertama : Okezone techno