in

Ini Dia Wanita Pertama di Dunia yang Berjalan di Luar Angkasa

Untuk diketahui, NASA sudah mempersiapkan teleskop terbarunya yang menggantikan teleskop lawas Hubble. Teleskop ini bernama “Wide-Field Infrared Survey Telescope” (WFIRST).

Tak tanggung-tanggung, mereka bahkan menghabiskan biaya dengan jumlah tidak main-main dalam membuat teleskop tersebut, yakni sebesar Rp 113 triliun.

Dilansir Mirror, Jumat (1/3/2019), NASA sendiri mengungkap teleskop barunya ini memiliki kemampuan luar biasa dalam mencari planet baru.

Tak tanggung-tanggung, NASA sesumbar kalau teleskop tersebut bisa mencari hingga 1.400 planet baru.

Adapun teleskop WFIRST memanfaatkan teknologi “Gravitational Microlensing”, yakni teknik yang digunakan pada teori Albert Einstein soal relativitas umum.

Matthew Penny, astronom NASA di Ohio State Department of Astronomy, berkata teleskop tersebut bisa menjadi jawaban atas keingintahuan manusia tentang sistem Tata Surya yang begitu besar.

“Tata Surya sangat besar, kami tentu ingin tahu seberapa besar sistemnya. Untuk melakukan hal itu, kamiharus menciptakan teleskop dengan kemampuan yang lebih hebat, di mana WFIRST akan mencari lebih banyak planet dengan orbit yang lebih luas,” kata Penny.

WFIRST, klaim Penny, memiliki kombinasi teknologi yang menakjubkan, di mana menggabungkan teknologi lensa wide field dengan resolusi tinggi, yang mampu membuatnya dapat mencari planet baru dengan teknik microlensing yang lebih tajam.

“Dengan demikian, kami akan memahami seperti apa jenis planet baru terbentuk, dan seberapa unik Tata Surya kita,” tandas Penny.

di tulis oleh Agustinus Mario Damar

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Wilayah Kabupaten Takalar Diprediksi Cerah Berawan

Sepanjang Hari Cuaca di Jeneponto Diperkirakan Cerah Berawan