in

Kabiro Tapem Sulbar Sebut Pemekaran Akan Dibuka 2020

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN — Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Pemprov Sulbar, Abd Wahab Hasan Sulur menyampaikan kabar gembira untuk pemekaran calon Daerah Otonomi Baru (DOB), Kabupaten Balanipa. 

Abd Wahab Hasan Sulur mengatakan, moratorium atau penghentian sementara pemekaran wilayah akan segera dicabut. Pemekaran kabupaten pun akan segera dibuka.

Informasi tersebut diperoleh Wahab Hasan Sulur dari Ditjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia mengaku bertemu Ditjen Otda beberapa bulan lalu dan memperoleh informasi tersebut.

Baca: TRIBUNWIKI: Muhammad Hudzaifah Hamzah, Wakil Wajo di Pemimpin Muda Nusantara Strategic Forum 2019

Baca: Dandim 1402 Polmas Tinjau Lokasi Banjir di Batanguru Mamasa

Baca: KPU Gowa Imbau Pemilih Rampungkan Perekaman e-KTP

“Informasi dari beliau, bahwa 2020 Insya Allah, pemekaran akan dibuka,” beber Wahab Hasan Sulur saat menghadiri pertemuan silaturahim masyarakat Balanipa di Kelurahan Tinambung, Sabtu (9/3/2019).

Kata Wahab, rencana pembukaan kembali pemekaran itu sengaja dijadwalkan 2020 mendatang. Sebab dikhawatirkan jika dibuka tahun ini, akan dikaitkan dengan persoalan politik.

“Takutnya kalau 2019, orang berpikir masuk ke ranah politik,” ujar Wahab.

Ia berharap, Komite Aksi Perjuangan Perjuangan Pembentukan (KAPP) Kabupaten Balanipa segera melengkapi persyaratan untuk diusulkan sebagai DOB. Guna menyambut rencana dari Pemerintah Pusat tersebut.

Meski demikian, Ketua KAPP Kabupaten Balanipa, Mujirin, tidak serta merta terlena atas janji tersebut. Menurutnya, desakan pencabutan moratorium harus terus disuarakan. Serta mendesak penandatangan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Desain Besar Penataan Daerah (DESERTADA) dan Penataan Daerah (PETADA) menyangkut pemekaran DOB.

“Sebelum 2020 malah, kita mau cepat, kita akan mendesak melalui forum kita. Kita desa Pak Jokowi agar segera ditandatangani sebelum pilpres,” ucapnya.

Mujirin mengatakan, desakan itu nantinya akan disampaikan ke Istana Negara, 21 Maret nanti. Seluruh daerah calon pemekaran akan bergabung melalui forum nasional.

“Kita akan ada rapat nasional, forum seluruh Indonesia sampai ke Istana untuk menyuarakan aspirasi secara damai,” tegasnya. (Tribun Polman.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:
A

A


di tulis oleh

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Ibnu Munzir Temukan Kendala untuk Pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Sulbar

Akses Jalan Sumarorong-Nosu Mamasa Mulai Diperbaiki, Kendaraan Roda 4 Belum Bisa Lewat