in

NASA Bakal Bangun Atsmofer Buatan di Mars

Seorang peneliti belum lama menemukan bakteri asing dari tanah yang digalinya di lingkungan mirip Mars, Gurun Atacama, di Chili.

Beberapa bakteri yang ditemukan peneliti bernama Zoe itu, bahkan belum tercatat oleh ilmu pengetahuan.

“Temuan ini penting karena sebagian besar ilmuwan sepakat bahwa setiap kehidupan di Mars menghindari kehidupan keras di mana radiasi tinggi, suhu rendah, dan kekurangan air membuat hidup terasa sulit,” kata ahli biologi Yale-NUS College, Singapura, Stephen Pointing, seperti dikutip Dream dari Science Alert, Senin (11/3/2019). 

Seperti diketahui, Mars lebih kering ketimbang bumi. Kondisi semacam itu mirip dengan Gurun Atacama.

Di gurun tersebut, hujan tidak turun selama beberapa dekade. Tapi pada tahun lalu, untuk pertama kalinya, kehidupan mikroba ditemukan tumbuh subur di permukaannya.

Permukaan Mars, seperti yang ditunjukkan Stephen, lebih keras ketimbang permukaan Gurun Atacama.

Tetapi ketika Zoe mengebor untuk mengambil inti sampel hingga kedalaman 80 sentimeter, dia menemukan mikroba bawah permukaan yang menunjukkan cara suatu mahluk bertahan hidup.

“Kami melihat bahwa semakin dalam tanah, ditemukan komunitas bakteri yang didominasi oleh bakteri yang dapat tumbuh subur di tanah yang sangat asin dan basa,” ujar dia.

di tulis oleh Jeko I. R.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Ilmuwan Temukan Air yang Bergerak di Bulan : Okezone techno

Sosialisasi BHD dan Pelatihan RJP oleh Diskes Lantamal VI dan RSAL Jala Ammari Makassar