in

Peneliti Temukan Ukuran Akurat dari Galaksi Bima Sakti : Okezone techno



JAKARTA- Peneliti belum lama ini mengungkapkan massa galaksi bima sakti. Menurut penelitian baru tersebut menyebutkan bahwa massa galaski memiliki berat yang akurat dari sebelumnya.

Dilansir dari laman ABC, Senin (11/3/2019) bahkan mencapai 1,5 triliun kali berat Matahari. Berat tersebut mencakup seluruh isi galaksi bima sakti yang mencakup, 200 miliar bintang dan materi gelap. Perhitungan berat ini didapat dari teleskop luar angkasa NASA Hubble dan satelit Gaia dari Bada Antariksa Eropa.

Temuan ini merupakan terobosan penting bagi para astronom, yang telah mengandalkan penelitian sebelumnya sejak beberapa dekade yang memperkirakan massa galaksi berada di angka 500 miliar hingga 3 triliun kali massa matahari.

“Kami ingin mengetahui massa Bimasakti dengan lebih akurat sehingga kami dapat memasukkannya ke dalam konteks kosmologis dan membandingkannya dengan simulasi galaksi di alam semesta yang berkembang,” tulis Roeland van der Marel dari Space Telescope Science Institute (STScI) dalam posting blog untuk NASA .

Dia menambahkan, “Tidak mengetahui massa tepatnya dari Bima Sakti menghadirkan masalah bagi banyak pertanyaan kosmologis.”

Galaksi Bima Sakti

Baca Juga: Vivo V15, Ponsel Triple Camera dengan Fitur Zoom 10x

Paling menarik, para astronom menentukan bahwa hanya sebagian kecil dari massa galaksi yang dapat dikaitkan dengan sekitar 200 miliar bintang di Bima Sakti.

Sebaliknya, sebagian besar massanya dikurung dalam materi gelap, suatu zat yang tak terlihat yang, menurut administrasi ruang angkasa, “bertindak seperti perancah di seluruh alam semesta dan menyimpan bintang-bintang di galaksi mereka”.

“Kami tidak bisa mendeteksi materi gelap secara langsung,” kata Laura Watkins dari European Southern Observatory, yang memimpin tim yang melakukan analisis.

“Itulah yang menyebabkan ketidakpastian saat ini dalam massa Bima Sakti. Anda tidak dapat mengukur secara akurat apa yang tidak dapat Anda lihat,” imbuh Laura.

Penelitian ini dilakukan oleh para astronom dari European Southern Observatory, Space Telescope Science Institute dan University of Cambridge dan akan diterbitkan dalam The Astrophysical Journal .

(ahl)

di tulis oleh

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Ibu Rumah Tangga di Luwu Minta Mesin Pengelolaan Kakao ke Mentan Amran Sulaiman

Makassar Berhijrah Hadirkan Ribuan Jamaah di Masjid Al Markaz Al Islami