in

Tingkatkan Layanan, Pengadilan Tinggi Agama Sulsel Penataan Sistim di Maros

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE – Pengadilan Agama Maros menarget akan mencapai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2019, di kantornya jalan Jenderal Sudirman, Turikale, Senin (11/3/2019).

Pencanangan tersebut dihadiri Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulsel dan Sulbar, Cholidul Azhar, Bupati Maros, Hatta Rahman, Ketua DPRD Maros, Chaidir Syam dan pihak pengadilan agama Maros.

Baca: 22 Siswa SMPN 26 Maros Baru Dikukuhkan Jadi Pengurus PMR

Cholidul Azhar mengatakan, praktik korupsi sangat merusak. Untuk itu, semua pihak termasuk warga, harus bersama-sama mencegahnya.

Pencanangan zona integritas merupakan upaya pemerintah, dalam melakukan reformasi dan birokrasi.

Hal tersebut merupakan langkah awal untuk melakukan penataan sistem pemerintahan yang baik.

Jika hal itu tercapai, warga akan terlayani dengan baik.

Baca: Daftar 5 Pemain Eropa Berdarah Indonesia Ingin Main Timnas: Ada Pemain Keturunan Toraja

“Zona integritas merupakan predikat yang diberikan ke instansi pemerintah. WBK WBBM diberikan untuk instansi yang mencegah korupsi dan meningkatkan layanan,” katanya.

Sementara Bupati Maros, Hatta Rahman mengapresiasi dan mendukung Pengadilan Agam yang telah melakukan pencanangan zona integritas.

Pencanangan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pengadilan Agama, untuk memberantas korupsi atau pungli di internal.

“Kami juga apresiasi, karena Pengadilan Agama telah membuka pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Warga hanya akan dilayani dengan petugas tertentu,” katanya.(*)

Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

b


di tulis oleh

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Deretan Hasil Tangkapan Kamera Oppo F11 Pro

Main PUBG Mobile di India Bisa Dipenjara, Kok Bisa? : Okezone techno