3 Kondisi Unik Jadi Fenomena Keluarga Zaman Now | JawaPos.com

Posted on

JawaPos.com – Perubahan gaya hidup dan teknologi membuat budaya serta pola pikir dalam keluarga kian berubah. Terutama bagi perempuan pekerja yang memiliki kehidupan lebih sibuk. 

“Moms zaman old dan now tentu beda. Zaman now enggak hanya di rumah saja. Kadang saya sebagai psikolog ketemu working mom (itu sibuk), namun ada juga ibu yang bekerja enggak full time tapi sama saja sibuknya, maka perannya lebih banyak juga,” kata Psikolog Anak dan Keluarga Vera Itabiliana Hadiwidjojo dalam diskusi bersama Lazada dalam merayakan Hari Anak Nasional dan Big Baby Fair 2018, Selasa (24/7).

Bahkan, Vera mengungkapkan peran ibu lebih banyak di luar rumah seiring bertambahnya tekanan hidup dan kebutuhan. Sehingga tak mengherankan ada peran yang hilang ketika si ibu lebih sibuk di luar. Kesibukkan ini pun membawa perubahan dalam rumah tangga.

Tapi memiliki ibu yang terbuka dengan hal baru di luar juga memberi perubahan pada anak. Membawa pola pikir yang lebih kritis pada anak, yang didukung dengan kemudahan informasi serta perbaikan gizi.

Sehingga, ungkap Vera, muncul fenomena keluarga zaman now. Namun, kondisi tersebut berbeda-beda antara keluarga satu dan yang lainnya. Apa saja kondisi yang bisa muncul?

1. Anak Zaman Now Lebih Kritis

Anak zaman now sangat mudah dan cepat mendapatkan informasi dan tayangan lewat media sosial atau dunia maya selama 24 jam. Berbeda dengan anak di zaman dulu yang hanya terbatas dalam menonton channel televisi. Bahkan dulu hanya TVRI yang menyediakan suguhan tayangan bagi keluarga.

Vera menambahkan alhasil anak sekarang akan tumbuh lebih kritis. Belum lagi asupan gizi pada anak yang semakin baik akan mendorong anak tumbuh lebih cerdas.

“Dari sisi anak juga beda. Dari sisi gizi, dari sisi ibunya, gampang banget dapat informasi dari internet. Anaknya cukup gizi pasti lebih kritis. Zaman dulu kan nurut aja. Misalnya anak sekarang kalau dikasih tahu malah balik nanya ‘Kenapa?’,” jelas Vera.

Saat ini ibu zsman now juga dituntut untuk lebih cerdas dan bijak dalam mengurus rumah tangga. working mom harus bisa mengatur waktunya dalam memenuhi perhatian bagi keluarga. Dan pola asuh ibu zaman now dinilai lebih ekspresif. Lebih terbuka.

“Ibu sekarang lebih sering tuh belanja online agar lebih simple dan mudah mendapatkan produk yang diinginkan. Dan mencari informasi apapun lebih mudah berselancar lewat internet. Lebih multitasking mengurus rumah tangga dan pekerjaannya,” kata Vera.

3. Ayah Urus Anak, Ibu Bekerja

Kondisi ini menjadi fenomena paling unik. Banyak juga keluarga dengan kondisi terbalik dari seharusnya. Di mana ayah justru berada di rumah, mengurus anak, mengantar dan menjemput anak sekolah, sedang ibu tetap bekerja. Kondisi ini menurut Vera semakin banyak dalam lima tahun terakhir.

“Banyak lho ayah-ayah stay at home. Ibu yang kerja. Ayah antar jemput ke sekolah. Makanya saya juga dulu kan jemput anak ke sekolah suka aneh sendiri melihat ayah yang demikian, guru-guru juga membicarakan hal itu. Tapi ya memang ada saja kondisi begitu,” kata Vera tertawa. 

(ika/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar