5 Brand Lokal Siap Unjuk Gigi di Pameran Streetwear Terbesar Dunia

Posted on

JawaPos.com – Tak hanya di dalam negeri, upaya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk mendorong industri fashion pun dilakukan secara global. Kali ini, Bekraf mengajak lima brand lokal untuk mengikuti pameran streetwear terbesar, yakni Agenda Show yang diselenggarakan di Long Beach, California Amerika Serikat.

Keikutsertaan delegasi Indonesia untuk pertama kalinya di event ini pun didukung sepenuhnya oleh pemerintah. Sebab, Agenda Show merupakan pameran terbesar untuk kategori streetwear yang akan dihadiri lebih dari 10 ribu pengunjung dari seluruh dunia, diantaranya buyers, media, distributor, dan influencers. Sehingga acara ini dianggap sebagai langkah konkret untuk mempromosikan produk asli Indonesia.

“Kenapa streetwear? karena kami melihat perkembangan fashion ini kian meningkat di Indonesia, terutama kalangan anak muda. Tren ini melai datang tahun 90 am saat era distro berjaya. Label-label dalam negeri mulai memproduksi kaos, jaket, parka dan hoodies. Saya rasa perlu kita dukung,” ungkap Joshua Simandjuntak, deputi pemasaran Bekraf saat konferensi pers, di Pasific Place Jakarta, Jumat (22/6).

Menurut Joshua, dukungan terhadap industri fashion ini berdasarkan data bahwa subsektor fashion merupakan unggulan utama yang memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi nasional, yaitu sebesar Rp 166 triliun pada tahun 2016. Sedangkan tujuan ekspor terbesar adalah negara Amerika Serikat dengan nilai sebesar USD 4,72 miliar.

Baca Juga :  Sukses Turunkan BB 16 Kilo, Kelly Clarkson Bongkar Rahasia Dietnya

“Kita berharap brand yang kita bawa kemana bisa bertemu dengan distributor, potensial buyer, investor dan bisnis partner. Sehingga mereka bisa mengembangkan pasarnya ke skala global,” lanjut Joshua.

Adapun 5 brand lokal sudah berhasil dipilih melalui proses kurasi ketat dari 121 pesaingnya. Kualifikasi yang diberikan Bekraf tentu tidak gampang meliputi craftmenship, teknis, konsistensi kualitas dan kesiapan para label. Selain itu juga terdapat aspek keunikan yang menyisipkan local wisdom ke dalam karya. Diantaranya mengangkat histori Indonesia, kolaborasi seniman lokal, dan pemakaian bahan lokal.

Kelima brand ini akan menampilkan koleksi terbarunya untuk Spring/Summer dan Fall/Winter tahun 2019. Brand Elhaus dari Jakarta salah satu yang terpilih. Menampilkan gaya modern menswear, label ini akan mengusung tema militer kedalam berbagai outer seperti jaket, parka, dan hoodies. Sedangkan label Paradise Youth Club’ dengan inspirasi gaya pop culture di era 90-an yang lekat dengan warna warni skate dan denim.

Baca Juga :  Keren, Tampil Gaya dengan Sepatu Lari Adidas 3 Dimensi

Lain halnya dengan Monstore yang lebih fokus ke dalam motif printing bergaya human craft era tahun 90an yang tertuang melalui potongan baju seperti kemeja dan celana. Kemudian brand the Old Blue & co akan menampilkan potongan baju serba denim, mulai dari celana hingga jaket dengan dominasi warna biru.

Terakhir adalah label dari Bandung, Pot Meets Pop juga turut mempersembahkan kreasi rancangan denim berbagai potongan yang kekinian seperti jaket dan celana. “Persiapannya kita sudah hampir matang, mulai dari konstruksi detail dan fungsional baju. Kita perhatikan semuanya, agar gak kalah saing dengan negara lain saat pameran,” ujar Raven pemilik brand Elhaus.

(fid/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar