Agar Kuat Tekanan Ekonomi Dunia, Jokowi Titip Pesan ke Kepala Daerah | JawaPos.com

Posted on

JawaPos.com – Gejolak ekonomi global masih terus berlangsung. Hal itu pun membuat Indonesia terkena dampaknya, salah satunya pada pelemahan nilai tukar Rupiah yang masih di angka Rp 14.400-an.

Presiden Joko Widodo, menyebut ada dua hal yang membuat perekonomian dalam negeri rentan terhadap gejolak global. Yaitu masalah defisit transaksi berjalan dan neraca perdagangan.

“Ada dua problem besar yang terus menerus saya sampaikan, yang masih harus kita Carikan jalan keluarnya bagi negara kita. Problem defisit transaksi berjalan, problem defisit neraca perdagangan,” ujarnya di Rakornas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (26/7).

Mantan Wali Kota Solo itu melanjutkan, dua faktor tersebut perlu dibenahi secara serius oleh pemerintah daerah maupun pusat. Sebab, stabilitas neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan akan mampu membuat Indonesia tahan terhadap tekanan ekonomi global.

“Kalau fundamental ini bisa diperbaiki kita akan menuju pada negara yang tidak akan terpengaruh pada gejolak ekonomi dunia. Neraca perdagangan saya titip, ini urusan ekspor dan impor, kita ini lagi defisit. Impor banyak ekspor sedikit,” ungkapnya.

Dia menilai, dua masalah tersebut berkutat pada masalah investasi yang dianggap lambat dan menghambat investor. Menurutnya, kemudahan izin investasi khususnya untuk yang berbasis ekspor, akan mendukung surplusnya neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan.

“Sudahlah jangan ada pembicaraan lagi, tutup mata langsung suruh bangun investor itu, perusahaan itu,” tandasnya.

(hap/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar