Aktivitas angkutan antarpulau meningkat jelang lebaran

Posted on

Makassar (Antaranews Sulsel) – Aktivitas angkutan antarpulau di Pelabuhan Rakyat Paotere di Makassar meningkat menjelang lebaran.

“Kalau biasanya aktivitas bongkar muat barang dari kapal kayu antarpulau rata-rata hanya 2 kali seminggu, kini mencapai tiga hingga empat kali per minggu, karena tingginya permintaan sembako (bahan pokok) dan kebutuhan lebaran,” kata salah seorang pemilik kapal KM Mina Sejahtera H Baharuddin di Makassar, Sabtu.

Dia mengatakan, tingginya permintaan bahan pokok seperti terigu, minyak goreng dan bahan-bahan kue kering menyebabkan kapal motor miliknya lebih meningkatkan aktivitas bongkar muat.

Sementara barang dari pulau yang dibawa ke Makassar seperti ikan basah maupun ikan asin, lanjut dia, juga mengalami peningkatan akibat peningkatan konsumsi sepanjang bulan suci Ramadhan.

Hal senada dikemukakan Pemilik KM Cahaya Sentosa yang melayani angkutan antarpulau dari Kota Makassar ke Pulau Liukang Kalmas, Kodingareng dan Kodingareng keke itu, juga mencoba meningkatkan pelayanan.

“Kalau dalam kondisi angkatan barang sepi, rata-rata hanya sekali sepekan ke Makassar, namun pada dua pekan terakhir kami melayani dua hingga tiga kali sepekan,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang antarpulau H Thamrin mengatakan, komsumsi sembako di pulau-pulau terluar Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep naik sekitar 25 persen dibandingkan kondisi normal.

Kondisi tersebut, diakui telah memicu upaya penyediaan sembako lebih banyak daripada hari normal yang hanya membutuhkan rata-rata 50 hingga 100 zak terigu atau gula pasir dalam sepekan.

Namun sepanjang bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah, imbuh Thamrin, permintaan naik dua hingga tiga kali lipat, sehingga pihaknya terpaksa menyesuaikan jumlah pesanan dan intensitas transportasi yang menggunakan jalur laut.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar