Alami Kecelakaan Tapi Tak Terluka, AGH Faried Wajedy: Takdir Bisa Ditawar

Posted on

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU – Mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Makassar-Parepare, Desa Madello, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sabtu (12/5/2018) siang, AGH Faried Wajedy MA tidak terluka sedikit pun.

Pimpinan Ponpes DDI Mangkoso ini tetap beraktivitas ceramah Tarawih selama tiga hari masuknya bulan Ramadan 1439 H.

Sedangkan Hj Farida Hidayati (32), putrinya, hingga kini masih dirawat di RS Awal Bros Makassar karena mengalami luka serius

“Terakhir saya ke RS Awal Bros, Putri saya (Hj Farida Hidayati) habis dioperasi. Tangannya luka sobek dan luka di bawah mata kirinya sampai ke dalam, pipinya juga di bagian kanan ada luka sobek,” kata AGH Faried Wajedy kepada TribunBarru.com, sambil menunjukkan bagian luka yang dialami putrinya saat bercerita, Jumat (18/5/2018).

Menurut Gurutta Faried Wajedy, kala itu ia berencana melayat ke Ponpes Putra Tonrongngge, menyusul wafatnya salah seorang pendidik ponpes DDI Mangkoso, AGH Abbas Rammang LC.

Di dalam mobil Toyota Fortuner hitam yang ditumpanginya, Hj Farida Hidayati duduk di row tengah, tepat di belakang ayahnya bersama dengan bayinya berusia lima tahun, dan seorang santriwati.

“Kami waktu itu dari Makassar ingin melayat di Mangkoso karena AGH Abbas  Remmang meninggal. Tapi saat berada di Desa Madello, tiba-tiba ada mobil truk yang tiba-tiba belok sehingga kendaraan kami pun terserempet,” ungkapnya.

Dalam insiden itu, Hj Farida Hidayati yang duduk di bagian belakang mengalami luka berat, dan mobil bagian depan sisi kiri yang diserempet truk itu pun hancur.

Sedangkan ayahnya, AGH Faried Wajedy yang duduk di sisi kiri depan justru tak mengalami luka dan tetap dalam kondisi stabil.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar