Album ‘Kedua’ Virzha Jagokan Lagu Tentang Ayah

Posted on
Jakarta – Penyanyi Virzha baru saja merilis album bertajuk ‘Kedua’. Terdapat 11 lagu yang terdiri dari 9 lagu baru yang ditulis sendiri oleh penyanyi kelahiran Banda Aceh tersebut dan 2 lagu daur ulang.

Di dalam albumnya, lagu ‘Tentang Rindu’ menjadi salah satu lagu jagoan bagi Virzha. Ia bercerita bahwa lagu tersebut merupakan ungkapan cintanya untuk sang ayah.

“Dari dulu memang aku jarang dekat sama orangtua, dia kerja di luar kota, terus Virzha salah satu orang yang menyia-nyiakan waktu sama orangtua. Sebenarnya ini permohonan maafku ke orangtua dan pendedikasian, pengungkapan dimana rasa rindu tiap hari,” ujar Virzha saat ditemui di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (23/5/2018).

Virzha juga sekaligus telah menggarap video klip untuk lagu ‘Tentang Rindu’. Sutradara asal Yogyakarta bernama Acong didapuk untuk menggarap videonya. Sebelumnya, Acong dan Virzha juga pernah bekerja sama dalam video klip ‘Sirna’.

Kota asal sang sutradara pun menjadi latar dari video klip tersebut. Alasannya karena Yogyakarta dianggap cocok dengan mood lagu tersebut.

“Waktu dia dengar lagu ini kata dia Yogyakarta kota yang pas, dia bilang, ‘Gue punya spot yang bagus, yang vintage, yang lo mau banget’. Dan di situ ada banyak spot, waktu itu di Sleman. Tiga hari saya syuting di Yogya. Pertimbangannya yang sangat kuat di sana memang kan bangunannya tua, kuno dan menurutku dapat aja di lagu ini,” cerita Virzha.

Tak hanya menulis lagu tentang ayah, Virzha juga menulis lagu untuk ibunya yang berjudul ‘Dirimu’.

“Kalau yang ‘Tentang Rindu’ menyentuh, tapi kalau ‘Dirimu’ memang sengaja dibikin tidak terlalu sedih, dari nadanya upbeat,” tuturnya.

Diberi lagu oleh Virzha, bagaimana respons orangtua ketika mendengarkannya? “Dia (ayah) bilang, ‘Kamu mudah-mudahan sukses dan bisa terus berkarya buat orang-orang. Kamu bukan berkarya untuk diri kamu saja,” jawabnya.

Selain lagu untuk orangtua, Virzha menjelaskan bahwa lagu-lagu di albumnya mengangkat tema yang beragam. Mulai dari persahabatan hingga putus cinta.

Penggarapan materi lagu untuk album tersebut memakan waktu kurang lebih 1,5 tahun.

(srs/nu2)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar