Ardan Masih Butuh Penanganan Khusus

Posted on

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR – Stopper PSM, Ardan Aras hingga kini belum memungkinkan untuk dimainkan. Pelatih Robert Rene Alberts belum berani menurunkan pemain bernomor punggung 22 itu saat laga melawan Madura United, 30 Mei.

Sebelumnya Ardan divonis absen selama satu bulan, pasca mengalami cedera ketika menjalani latihan pemanasan sebelum laga lawan Perseu Serui tanggal 31 Maret lalu.

Kini sudah lebih dari sebulan, tetapi pemain yang juga bisa bermain sebagai gelandang bertahan dan bek itu belum menunjukkan perkembangan positif.

“Kami masih harus hati-hati memantau kondisi Ardan. Saat latihan tadi sepertinya dia belum maksimal, “ ungkap Robert usai memimpin latihan tim di Stadion Mattoanging, Minggu sore (27/5/2018).

Baca: Butuh Asnawi, PSM Bersurat ke PSSI

Pemantauan kepada Ardan terus dilakukan. Ia telah menginstruksikan tim medis supaya terus memantau kondisi sang pemain.

Kehadiran Ardan memang cukup dibutuhkan, pasalnya kondisi tak terduga seperti larangan bermain karena akumulasi kartu maupun cedera bisa terjadi pada pemain belakang.

Seperti ketika absennya Hasim Kipuw dan Steven Paulle beberapa waktu lalu, hingga memaksa Robert memainkan Hendra Wijaya di posisi stopper, padahal aslinya bek kanan.

Meski belum bisa dimainkan, namun kabar gembira datang dari M.Rahmat.

Baca: Cedera Salah Pernah Dialami Pemain PSM, Begini Pengobatannya

Penyerang sayap itu kabarnya sudah semakin membaik, kendati baru-baru ini kondisi fisiknya tengah tidak fit.

“Rahmat sudah oke, “timpal eks pelatih Arema itu.

Ketika latihan pemanasan di Stadion Marora, Serui, Ardan alami cedera di lutut bagian kanannya.

Ia cedera setelah terjatuh dan itu juga dikarenakan kondisi lapangan yang tidak rata.(*)



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar