Bahaya Minum Air Sambil Berdiri Bagi Kesehatan

Posted on

Minum air sambil berdiri ternyata tidak baik bagi kesehatan.
(boldsky)

JawaPos.com – Air telah menjadi kebutuhan intrinsik bagi kelangsungan hidup manusia. Hampir 75 persen dari tubuh kita terdiri dari air, setudaknya manusia harus mengkonsumsi setidaknya 8 gelas air setiap hari. Namun posisi minum pun ternyata juga harus diperhatikan.

Dilansir dari Boldsky, Sabtu (19/5), ternyata minum air sambil berdiri tidak baik bagi kesehatan, tapi banyak orang yang masih menghiraukan. Dikatakan, minum air sambil berdiri menyentuh bagian bawah esofagus, yang pada gilirannya melukai sfingter, yakni otot yang menghubungkan kerongkongan ke lambung.

Jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka lama-lama akan mengarah ke kondisi medis yang disebut GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease). Bukan hanya itu, berikut kondisi lain yang bisa disebabkan dengan minum air sambil berdiri.

1. Gangguan pencernaan

Ketika seseorang duduk dan minum air, otot dan sistem saraf mereka biasanya lebih rileks daripada ketika mereka berdiri. Ini membuat sistem syaraf kita cepat memberikan pesan ke tubuh untuk mencerna air dengan makanan lain yang sudah kita makan.

2. Kerusakan Ginjal

Ketika minum air sambil berdiri, air tidak disaring dengan benar oleh ginjal. Produk limbah kemudian masuk ke kandung kemih dan bercampur dengan darah, menyebabkan kerusakan ginjal.

Namun, jika sistem ini berlanjut akhirnya bisa menyebabkan gagal ginjal dan bukan tidak mungkin berakhir dengan kematian.

3. Arthritis 

Salah satu kerusakan yang paling terkenal yang disebabkan oleh minum air di posisi yang salah adalah arthritis atau radang sendi. Ketika minum air sambil berdiri, umumnya cenderung mengganggu keseimbangan cairan lain dalam tubuh, menyebabkan kekurangan cairan yang dibutuhkan dalam sendi. Ini menyebabkan terlalu banyak akumulasi cairan di sendi, memicu arthritis.

4. Saraf Tidak Tenang 

Saat duduk dan minum air, sistem parasimpatis bekerja yang pada dasarnya memungkinkan indera untuk menjadi tenang dan sistem pencernaan mengalir dengan mudah. Dibandingkan dengan posisi berdiri, yang menempatkan tubuh dalam mode bertarung atau lari dan menyebabkan ketegangan saraf di tubuh.

Baca Juga :  Jangan Lewatkan Nobar Piala Dunia di 100 Kota Lewat Layar Bola

5. Tingkat Asam Tinggi

Air tidak bersifat asam atau alkalin. Namun, itu membantu dalam menipiskan tingkat asam dalam tubuh. Asupan air disarankan diminum sambil duduk. Postur ini membantu dalam menipiskan tingkat asam tubuh. Sebab, tingkat asam dikombinasikan dengan jumlah air yang benar. Dengan kata lain, minum sambil berdiri tidak akan mengurangi tingkat asam pada tubuh.


(fid/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar