Bakty Indonesia : KPU Enrekang “Mbalelo”

Posted on

Makassar, Matasulsel – Bakty Indonesia, lembaga pegiat demokrasi yang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 ini kembali memilih peran sebagai Lembaga Pemantau Pemilihan (LPP) menanggapi sikap KPU Enrekang yang dinilai tidak profesional. Seperti yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Bakty Indonesia, Ilham Azhari Said, bahwa KPU Enrekang terlihat seolah tidak ingin menerima kehadiran LPP pada Pilkada di Kabupaten Enrekang yang berpotensi untuk bersengketa.

“Kami sampaikan, bahwa di Provinsi kami telah diterima sejak pemilu 2014 lalu. Kami sudah punya akreditasi dari KPU Provinsi. Lalu kenapa di Enrekang kami seolah tidak dibiarkan untuk hadir? Padahal kami melihat Enrekang ini rawan konflik. Ada potensi sengketa. Makanya kami ingin turun kesana,” ujar Ilham.

Ilham menerangkan bahwa dirinya sangat menyayangkan pola komunikasi yang dilakukan oleh pihak KPU Enrekang yang dinilainya sangat lamban dan terkesan bertele-tele. Disamping itu, Bakty Indonesia juga melihat adanya komisioner KPU di Enrekang yang memang sengaja untuk bermain-main.

Baca Juga :  Ramadan 2018, Bank Syariah Mandiri Cairkan Rp 145 Miliar Khusus Gadai Emas

“Komunikasi yang coba kami bangun selama ini berujung mengecewakan. Termasuk dengan komisioner KPU yang diawal telah menerima berkas registrasi kami, Usman Abdullah. Kami seolah tidak direspon dengan baik,” tandas Ilham.

Ilham juga menambahkan bahwa Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) telah mengatur soal kebutuhan terhadap LPP sebagai salah satu perangkat pemilihan. Dirinya bahkan menegaskan akan mengadukan KPU Enrekang atas tindakannya yang dinilai sangat tidak profesional.

“Terbaru, PKPU Nomor 8 Tahun 2017 jelas telah mengatur soal LPP. Ini amanat konstitusi. Menolak kehadiran LPP itu sama saja dengan menolak konstitusi. Kami anggap KPU Enrekang telah mencederai PKPU sebagai payung hukum mereka. Kami akan mengadukan itu”, tutup Ilham. (**)

Baca Juga :  KNPI Sulsel Dialog Kepemudaan di Rujab Yusran Sofyan

 width= width=

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar