Bandara Apung Ahmad Yani Berkapasitas 6,9 Juta Penumpang Per Tahun

Posted on

JawPos.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pastikan terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang mampu menampung 6,9 juta penumpang setiap tahun. 

Terminal baru yang memiliki luas bangunan 58 ribu meter persegi ini meningkatkan kapasitas bandara yang semula hanya mampu melayani 800 ribu penumpang. Dilengkapi dengan apron yang mampu menampung hingga 12 pesawat. 

“Terminal baru ini hadir sebagai solusi untuk mengurai padatnya kondisi Bandara Ahmad Yani,” kata Rini dalam keterangan resmi usai acara peresmian terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Kamis (7/6).

Tak hanya itu, terminal baru yang menelan investasi Rp 2 triliun ini juga dilengkapi 30 konter check-in, 8 eskalator, 8 elevator, 2 travelator, serta 3 buah garbarata. Tersedia pula gedung parkir yang mampu menampung 1.200 kendaraan.

Baca Juga :  Usir Lelah di Tol Wilangan–Madiun dengan Bunga Flamboyan

Rini memastikan pada saat mudik lebaran, masyarakat sudah bisa menikmati fasilitas serba modern dan mutakhir di terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. 

Uniknya, terminal baru ini didesain mengadopsi konsep eco-airport dengan sebagian besar bangunan berdiri di atas air dan dikelilingi kolam, mulai dari gedung terminal, gedung parkir, dan wetland park area. 

Hal ini dimaksudkan untuk mengakomodir konteks lahan yang sebelumnya merupakan lahan rawa. Sehingga mampu menciptakan sarana dan prasarana perhubungan yang ramah lingkungan, serta berkontribusi positif kepada lingkungan hidup. 

“Ini adalah terminal yang berdiri di atas air pertama di Indonesia, buah karya sinergi antara Angkasa Pura I dan Waskita Karya. Saya apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Rini.

Baca Juga :  Perlu Dicatat! Jangan Pakai THR Untuk 5 Hal Ini

Hadirnya terminal baru ini merupakan wujud komitmen Angkasa Pura I kepada penguna jasa bandara serta masyarakat Semarang dan Jawa Tengah untuk meningkatkan layanan kebandarudaraan dengan mengutamakan kenyamanan tanpa mengenyampingkan aspek keselamatan dan keamanan. 

(uji/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar