Batalnya Big Match Persija vs Persebaya Harus Jadi Pelajaran

Posted on

JawaPos.com – Batalnya partai big match yang mempertemukan Persija Jakarta dengan Persebaya Surabaya diharapkan menjadi pelajaran untuk seluruh jajaran di panggung sepak bola Indonesia. Khususnya untuk Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandigan dalam mengkoordinir keamanan bersama dengan jajaran kepolisian.

Hal tersebut dikatakan oleh Manajer Persebaya, Chairul Basalamah. “Sebenarnya ini pelajaran ke depan. PT LIB (Liga Indonesia Baru) yang menjadi juri,” katanya saat ditemui di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (3/6) malam.

Laga terpaksa ditunda karena sebelumnya ada kericuhan yang melibatkan oknum kedua suporter. Basalamah yang sudah tiba di stadion mengaku kecewa karena menurutnya pihak panpel kurang sigap dengan hal-hal seperti ini.

“Sepak bola jangan kayak dulu. Kami datang fight di lapangan, suporter heboh. Cukup heboh saja tidak apa-apa. Suporter harus disikapi (petugas) dengan tegas, fair, dan jelas. Beres kok,” ucapnya.

Rombongan skuad Persebaya awalnya tetap ingin memaksakan diri datang ke stadion. Namun mereka dicegat pihak kepolisian karena khawatir hal-hal yang tidak diinginkan bakal terjadi.

Basalamah sempat berunding dengan perwakilan Persija dan match comisioner. Hingga akhirnya laga diputuskan ditunda pada pukul 20.00 WIB atau setengah jam sebelum dimulainya kick off.

Basalamah meminta suporter Persebaya agar tidak berkecil hati. Ia berharap rombongan Bonek dapat pulang dengan keadaan selamat.

“Hati-hati perjalanan jauh, saya juga bingung kalau mau minta maaf (kepada suporter). Berpikir positif saja,” pungkasnya.

(dho/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar