Bepe Pertanyakan Komentar Manajer Persib Soal Persija Takut Kalah

Posted on

JawaPos.com – Ikon Persija Jakarta, Bambang Pamungkas mempertanyakan komentar manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar soal laga 30 Juni mendatang di Stadion PTIK. Menurutnya, Umuh bicara tanpa berpikir ulang terlebih dahulu.

Sebelumnya, Umuh memang menyindir keras Persija yang memilih Stadion PTIK karena ketakutan menghadapi timnya. Dia menyindir Persija yang tak mau mencari alternatif stadion lainnya.

“Mereka itu sudah ketakutan, sudah chaos itu. Terus terang saja saya mah. Kenapa PTIK? Kan dari awal sudah tak layak,” ungkap Umuh saat dihubungi JawaPos.com.

Kometar itu lantas ditanggapi pemain yang karib disapa Bepe tersebut. Bepe menjabarkan kalau Persija telah memenangi 16 laga berbanding enam kali milik Persib dalam 38 pertemuan.

“Dengan fakta-fakta di atas tanpa mengurangi rasa hormat kepada siapa pun, rasanya kok saya tidak melihat adanya alasan mengapa Persija terlebih lagi saya harus takut bertemu Persib seperti yang disampaikan Pak Umuh di media,” ungkap Bepe melalui tulisannya di laman pribadi BambangPamungkas20.com.

Pernyataan Umuh, lanjut Bepe, dilontarkan tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Apalagi Umuh bilang kalau Persija disarankan menyerah. “Masak iya tim sehebat Persib mengharapkan kemenangan secara gratis?,” tanya Bepe.

“Komentar yang menurut saya mendegradasi kebesaran Persib Bandung. Menurut hemat saya yang perlu dipertanyakan malah keengganan Persib Bandung untuk tampil di Jakarta. Komposisi pemain Persib musim ini boleh dikatakan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia,” lanjut dia.

“Peringkat sementara Persib juga lebih baik dari Persija. Hal tersebut membuat Persib “seharusnya” dapat bertandang ke Jakarta dengan kepercayaan diri yang tinggi. Kapasitas stadion PTIK yang sangat kecil sudah pasti juga tidak akan mampu menandingi atmosfer luar biasa GBLA seperti saat Persib menjamu kami. Artinya “semestinya” tim setangguh Persib juga tidak perlu khawatir dengan teror penonton, wong hanya 1500 orang,” tandas Bepe.

(ies/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar