Berita Kota Makassar | Anggota Dewan Ajak Taat Bayar Pajak

Posted on

MAKASSAR, BKM — Anggota Komisi C DPRD Sulawesi Selatan Rudy Piter Gony, mengimbau pelanggan Samsat di Sulsel rajin memenuhi kewajibannya membayar pajak. Salah satunya pajak kendaraan bermotornya. Karena pajak yang dibayarkan akan digunakan membangun sarana dan prasarana untuk kemakmuran rakyat.
Hal tersebut disampaikan RPG ketika membawakan materi tentang manfaat pajak pada pembangunan di Sulsel. Ia menjadi narasumber pada Sosialisasi Pajak Daerah yang diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis Pendapatan (UPT) Wilayah Makassar II Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulsel, di Hotel Remcy Jalan Boulevard, Rabu (25/7).
Sosialisasi dibuka Kepala Bapenda Sulsel Tautoto Tanaranggina. Usai pembukaan, Tautoto langsung membawakan materi terkait pajak daerah yang dikelola oleh Bapenda Sulsel.
Tautoto mengingatkan pada seratusan peserta sosialisasi tentang arti penting pajak daerah pada pembangunan di Sulsel. Menurutnya, pajak yang dibayarkan masyarakat akan menunjang pembangunan di Sulsel.
Tautoto juga menyinggung Perda No.8 tahun 2017 tentang pajak daerah, yang salah satu poinnya adalah penurunan pajak progresif. Perda ini sudah berlaku efektif sejak 1 Januari 2018.
Sebelum Perda No 8 tahun 2017 diberlakukan, pajak progresif yang dikenakan untuk kendaraan kedua sebesar 2,5 persen, sudah turun menjadi 2 persen. Kendaraan ketiga, dari 3,5 persen menjadi 2,25 persen. Untuk kepemilikan kendaraan keempat juga turun dari 4,5 persen menjadi 2,5 persen. Untuk kendaraan kelima dan seterusnya kini hanya dikenakan 2,75 persen dari 5,5 persen sebelumnya.
“Dengan peraturan tersebut, setiap pelanggan Samsat yang memiliki kendaraan lebih dari satu, akan merasa lebih ringan dan lebih mudah menyelesaikan kewajibannya,” kata Tautoto pada sosialisasi yang dipandu oleh Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar II Nurlina.
Untuk meningkatkan pendapatan pajak daerah, Samsat Makassar II melakukan sejumlah inovasi dalam menghimpun pajak daerah. Antara lain dengan membuat Samsat Care yang mendatangi wajib pajak samsat di rumah atau kantor.
Guna melayani dan memberi kenyamanan kepada masyarakat, khususnya pelanggan samsat di wilayah Sulsel dalam menyelesaikan kewajibannya, telah ada 25 samsat induk, satu samsat pembantu, empat pos pembantu, dan 29 gerai samsat. Selain itu, ada pula beberapa armada samsat keliling.
“Ini merupakan layanan unggulan yang dibuat, guna memberikan pelayanan dan kenyamanan serta kemudahan kepada pelanggan samsat dalam menyelesaikan kewajiban pajaknya. Ini sesuai dengan tagline Bapenda, yaitu datang disambut senyum pulang dengan tersenyum,” kata Tautoto yang saat ini dipercaya sebagai Plt Sekprov Sulsel.
Selain Tautoto dan Rudy Piter Gony, Paur STNK Ditlantas Polda Sulsel AKP H Darwis juga membawakan materi tentang peranan Polri dalam pelayanan pajak daerah di Samsat. Darwis mewakili Kasi STNK Kompol Abd Rachim. (*/rus)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar