Berita Kota Makassar | BMKG: Sebagian Besar Sulsel Hujan

Posted on

MAKASSAR, BKM — Sebagian besar wilayah di Sulsel pada hari pelaksanaan pilkada serentak, Rabu (27/6) diperkirakan akan diguyur hujan. Hal ini dijelaskan prakirawan BMKG Siswanto ketika dihubungi, Selasa (26/6).
Beberapa kabupaten/kota yang berada di bagian utara Sulsel diperkirakan akan terjadi hujan dari intensitas ringan hingga sedang. Palopo, Tana Toraja, dan Toraja Utara akan hujan ringan. Suhu di empat daerah itu diperkirakan kisaran 20 sampai 29 derajat celcius, dengan kelembaban udara dari 75 sampai 95 persen.
Wilayah Luwu Timur diperkirakan baru akan terjadi hujan dengan intesitas sedang pada siang hari. Suhu di wilayah ini kisaran 24 sampai 29 derajat celcius, dengan kelembaban udara 75 sampai 95 persen.
Di wilayah barat Sulsel, cuaca diperkirakan akan cenderung stabil. Hujan ringan akan terjadi di Pinrang dan Sidrap. Suhu udara di dua wilayah ini pada kisaran 24 sampai 30 derajat celcius dengan kelembaban 70 sampai 90 persen. Sedangkan di Parepare, Barru, dan Pangkep diperkirakan hanya akan berawan hingga berakhirnya prosesi pencoblosan.
Di Sulsel bagian selatan, diperkirakan akan terjadi hujan sedang di Bantaeng, Bulukumba, dan Selayar. Suhu udara di kedua kabupaten ini diperkirakan pada kisaran 23 sampai 30 derajat celcius, dengan kelembaban dari 75 sampai 95 persen.
Sedangkan beberapa daerah lainnya di Sulsel bagian barat dan selatan hanya mengalami hujan lokal. Antara lain Maros, Makassar, Gowa, dan Jeneponto.
“Hujan lokal distribusinya hanya di daerah-daerah tertentu saja dalam satu wilayah itu. Misalnya di Makassar, bisa saja di Biringkanaya hujan, tapi di Mariso tidah hujan,” kata Siswanto menjelaskan mengenai hujan lokal.
Wilayah Sulsel bagian timur merupakan wilayah yang akan terjadi hujan cukup lebat. Hanya di Soppeng saja yang kemungkinan akan terjadi hujan ringan. Sedangkan di Bone, Wajo, dan Sinjai, diwaspadai akan terjadi hujan lebat.
“Selain di Bone, Wajo, dan Sinjai, waspada hujan lebat juga kemungkinan akan terjadi di Enrekang, Luwu, dan Masamba. Kelembabannya sampai 95 persen,” jelas Siswanto.

Baca Juga :  Unhas lepas peserta KKN ke Malaysia dan Jepang

Soal antisipasi hujan saat pencoblosan, ditekankan Penjabat (Pj) Gubernur Soni Sumarsono. Hal itu disampaikannya saat meninjau kesiapan pilkada di TPS 007 Kelurahan Taro Ada Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. TPS itu menjadi lokasi Bupati Maros Hatta Rahman menyalurkan hak suaranya.
Bersama Soni Sumarsono, ikut pula 17 orang Tim Pemantau Pemilu dari Kemendagri dan tiga orang Komisioner KPU. Mereka di antaranya, Faisal Amir, Uslimin dan Upi Hastati Hamid.
Di TPS tersebut, Sumarsono meninjau kesiapan panitia dan pemerintah setempat. Termasuk meminta simulasi dan upaya antisipasi jika terjadi hujan.
“Ini kalau hujan bagaimana. Ada 18 kursi. Misalnya hujan mereka bagaimana atau ada yang tidak sanggup berdiri. Ditambah dua kursi saja. Karena cuaca anomali. Mereka harus bisa masuk,” kata Sumarsono.
Soni mempersilahkan para panitia untuk mempersiapkan alat musik atau juga menjaga TPS. Bahkan bisa sembari menonton bola.
“Tidak apa-apa selama tidak (belum) ada kotak suara masuk. Kalau sudah ada, tempat ini harus steril,” tandasnya.
Komisioner KPU Sulsel Uslimin, mengapresiasi KPU mengapresiasi perhatian gubernur, bahkan memantau hingga ke tingkat kabupaten.
“Kita apresiasi atensi gubernur dan kepedulian yang ada, untuk memastikan semua perangkat kita ditingkat KPPS sudah siap. Upaya ini untuk mengecek persiapan agar besok bisa siap jalan,” ujar Uslimin.
Usai dari Kabupaten Maros, Soni melanjutkan peninjauan ke TPS 01 Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar. TPS itu rencananya akan ditempati mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo untuk menyalurkan hak suaranya.
Soni Sumarsono berharap pelaksanaan pilkada di Provinsi Sulsel bisa berjalan lancar dan baik tanpa kendala berarti. Apalagi laporan terakhir, Sulsel masuk dalam zona hijau.
Namun, satu yang dikhawatirkan adalah pengumuman hasil perhitungan cepat dari lembaga survei bisa menimbulkan eforia berlebihan pendukung setiap paslon.
“Misalnya survei ini mengatakan si A yang menang dan survei lainnya mengatakan si B menang, ini bisa saling klaim. Makanya kita himbau untuk menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU,” katanya.
Menurut rencana, hari ini, Rabu (27/6) Soni akan melakukan memantau pelaksanaan pilkada di beberapa lokasi.
Pukul 08.00 wita, pemantauan pelaksanaan pemungutan suara di TPS 15 Kecamatan Rappocini, Jalan Landak Baru. Dilanjutkan ke TPS Lapas Kelas I Makassar pukul 08.30 Wita.
Setelah itu, dengan menggunakan helikopter, Soni akan meninjau pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Sidrap pada pukul 10.00 wita dan dilanjutkan ke Kabupaten Jeneponto, Kecamatan Binamu pada pukul 11.00 wita. (nug-rhm/rus)

Baca Juga :  Berita Kota Makassar | Deng Ical Diminta segera Berkantor

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar