Berita Kota Makassar | Dalang 20 Aksi Curas Tumbang Ditembak

Posted on

MAKASSAR, BKM — Rabu dini hari (27/7) pukul 03.00 Wita. Suasana masih sunyi di Jalan Sukamana. Dalam kesunyian, tiba-tiba terdengar suara letusan.
Rupanya itu bunyi letupan pistol aparat. Pada saat bersamaan, terdengar langkah kaki yang begitu ramai. Lagi-lagi terdengar letusan untuk kedua kalinya.
Tak lama berselang, ada ringisan kesakitan seorang pria. ”Ampun, Pak. Mauma kodong ini tobat. Tidak mauma lagi sakiti orang,” ujar pria yang sudah tak berdaya itu.
Warga kemudian ramai-ramai berkumpul. Mereka menyaksikan lelaki itu dievakuasi oleh sejumlah pria bertubuh kekar menenteng senjata, yang tak lain adalah petugas kepolisian dari tim resmob. Dengan menggunakan mobil, polisi membawa pria tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.
Belakangan diketahui lelaki yang dilumpuhkan dengan tembakan itu adalah Muh Ansar alias Ansar. Kakinya diterjang timah panas setelah terlibat kejar-kejaran dengan aparat kepolisian.
Dalam catatan kepolisian, Muh Ansar masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia terjerat kasus pencurian disertai kekerasan (curas).
Muh Ansar diketahui cukup sadis saat melancarkan aksinya. Dia bersenjata tajam dan tidak segan-segan melukai korbannya ketika mempertahankan harta bendanya yang hendak dirampas.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka sudah mendalangi 20 aksi curas. Dari kejahatannya itu, sudah tiga orang korbannya yang menderita luka akibat senjata tajam pelaku. Korban dipaksa untuk menyerahkan barang berharha miliknya.
Aksinya terhenti saat dirinya teridentifikasi oleh petugas kepolisian. Tim Resmob Polsek Panakkukang yang dipimpin Panit 2 Reksrim Ipda Robert Hariyanto Siga meringkus tersangka di Jalan Sukamana, Kecamatan Panakkukang.
Dalam proses penangkapan Muh Ansar, petugas kepolisian kerap dikelabui. Hingga akhirnya ia berhasil diamankan dalam sebuah penggerebekan yang dramatis.
Tersangka sempat melompat melalui jendela rumahnya. Petugas memintanya untuk berhenti. Tiga kali tembakan peringatan dikeluarkan. Namun Muh Ansar tak mengindahkannya.
Tak ingin buruannya lolos begitu saja, petugas kemudian mengarahkan moncong pistolnya secara terukur. Sebutir peluru menembus kaki tersangka.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, mengatakan tindakan tegas diambil untuk melumpuhkan tersangka karena mencoba melarikan diri saat hendak diamankan.
”Selain tersangka, juga diamankan barang bukti belasan anak panah, dua alat pelontarnya serta sebilah parang. Tersangka sudah kita lakukan penahanan,” ujar Kompol Ananda. (ish/rus)

Baca Juga :  CIA : China ingin gantikan AS sebagai adidaya dunia

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar