Berita Kota Makassar | Danny Ancam Copot 27 Lurah tak Netral

Posted on

MAKASSAR, BKM– Sebanyak 27 lurah di Kota Makassar diduga kuat terlibat melakukan politik praktis dan tidak netral di tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada). Mereka secara serentak mendapat Surat Peringatan (SP) satu dan SP dua langsung dari Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.
Indikasi keterlibatan para pamong pada tingkat kelurahan di Makassar itu tercium setelah masyarakat banyak memberi laporan dan pengaduan dalam satu pekan terakhir. Bahkan ada oknum lurah yang diketahui datang ke rumah-rumah RT dan RW menyerahkan amplop berisi uang, lalu kemudian didistribusikan ke warga-warga. Mereka diminta untuk memilih pasangan calon tertentu di pilkada, khususnya di pilwali Makassar.
“Ada tindakan oknum lurah di lapangan yang diduga telah melakukan politik praktis dengan membawakan uang ke RT dan RW. Dia meminta kepada warga yang menerima untuk mencoblos dan memilih paslon tertentu,” beber wali kota yang akrab disapa Danny itu, kemarin.
Dia berjanji, bila Rabu (27/6) hari ini tidak juga ada perubahan serta klarifikasi dari yang bersangkutan, Kamis (28/6) besok Danny akan menerbitkan SP tiga terhadap lurah yang tak netral di pilkada itu.
Selain memberikan sanksi dengan menerbitkan SP, Danny juga akan melaporkan mereka ke Panwaslu. Sebab apa yang mereka lakukan telah menciderai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Karenanya, sebagai wali kota Danny akan mengambil tindakan tegas dan mengancam mencopot serta membebastugaskan mereka dari jabatannya selaku lurah.
“Kalau besok (hari ini) tidak ada perubahan dan klarifikasi, Kamis saya keluarkan SP tiga. Selain dilaporkan ke panwas, lurah yang tidak netral itu juga terancam dan tentu akan dinonjobkan. Ini aturannya sudah lengkap,” tandas Danny.
Diakui Danny, ketegasan dirinya memberikan sanksi terhadap beberapa lurah berdasarkan bukti dan saksi. Sebab dalam hukum memerlukan hal itu.
“Ada bukti. Juga ada saksi. Makanya langsung saya kasikan SP satu dan SP dua,” kuncinya.

Baca Juga :  Berita Kota Makassar | Danny Sebut 31 ASN Pemkot tak Netral

Kinerja KPU Lamban

Sehari sebelum pencoblosan, Selasa (26/6), Danny turun melakukan pemantauan di tiga kecamatan. Masing-macing Bontoala, Panakkukang dan Makassar.
Inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada sebagian kelurahan, bertujuan untuk memastikan seluruh persiapan dan kelengkapannya.
Hasilnya, Danny menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar lamban dalam melakukan pendistribusian kelengkapan alat di penyelenggaraan pemungutan suara ke beberapa kecamatan. Hal ini berbeda dengan pelaksanaan pilkada sebelumnya.
Kata dia, pada pilkada lalu segala kelengkapan untuk pencoblosan sudah tersalurkan secara keseluruhan sehari sebelum pelaksanaan pemungutan suara. Sementara untuk pilkada kali ini masih banyak yang menunggu penyaluran. Hal tersebut mengancam pilkada.
“Saya melihat pada pilkada sebelumnya, minus satu hari sebelum pencoblosan, segala kelengkapan sudah siap. Tinggal mendistribusikan ke semua TPS. Sekarang ini masih banyak yang ditunggu. Ini warning dan perlu peringatan ke KPU untuk betul-betul bekerja maksimal,” cetusnya.
Jangan sampai, tambah Danny, lambannya kesiapan di TPS berpotensi menimbulkan kecurangan. Sebab bila waktunya sempit, maka keadaan terburu-buru itu akan dimanfaatkan oknum tertentu untuk berbuat curang.

Appi Mencoblos di SD Mangkura

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto akan menggunakan hak suaranya di pilwali pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Kecamatan Mamajang. Rencananya, Danny ke TPS pada pukul 09.00 Wita. Lokasinya tidak jauh dari kediaman pribadi Danny di Jalan Amirullah, Kelurahan Maricayya Selatan. Jaraknya kurang lebih 20 meter.
“Besok pagi (hari ini) ke TPS mencoblos. Sekitar jam 8 juga bisa,” kata Danny, Selasa (26/6).
Sementara itu, Wakil Wali Kota Syamsu Rizal akan menggunakan hak suaranya di TPS 20 berlokasi di Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate.
Adapun undangan memilihnya dengan nomor urut dalam DPT 170. NIK 7371103006730009 diterima oleh Deng Ical. Rencananya, wawali mengajak keluarganya untuk bersama datang ke TPS dan berangkat dari rumah jabatan pukul 07.30 Wita.
”Insyaallah besok pagi (hari ini) beliau bersama istri dan ketiga anaknya pergi memilih di TPS 20 Kelurahan Balang Baru,” ujar Muhammad Rahmatullah, ajudan Deng Ical, kemarin.
Calon Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) juga ikut menyalurkan hak suaranya. CEO PSM Makassar ini akan mencoblos di TPS 03 SD Mangkura, Jalan Botolempangan no 65, Kecamatan Ujung Pandang.
“Saya mencoblos di SD Mangkura bersama istri dan keluarga,” kata Appi saat dihubungi, Selasa (26/6).
Dikatakan Appi, tak ada agenda khusus yang akan dilakukan sebelum menuju TPS. “Palingan doa bersama saja dulu sebelum jalan (ke TPS),” ujarnya.
Sementara calon wakil wali kota Andi Rachmatika Dewi alias Cicu, akan mencoblos di salah satu TPS Kelurahan Maricaya. “Saya mencoblos di Kelurahan Maricaya. Di TPS 12 Jalan Domba,” ujar mantan wakil ketua DPRD Sulsel ini. (arf-jun/rus)

Baca Juga :  Berita Kota Makassar | Perempuan Harus Punya Strategi Menangkan Pileg

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar