Berita Kota Makassar | Deng Ical Diminta segera Berkantor

Posted on

MAKASSAR, BKM — Usai pemilihan Wali Kota Makassar, Syamsu Rijal yang menjabat sebagai wakil wali kota Makassar dikabarkan sudah tidak pernah berkantor lagi. Lelaki yang akrab disapa Deng Ical itu, saat ini tengah mempersiapkan diri untuk maju dalam kontestasi pemilihan legislatif (pileg) DPR RI.
Apa yang dilakukan Deng Ical ini mendapat perhatian serius dari Penjabat Gubernur Sulsel Sumarsono. Sebab berdasarkan aturan, jika memang yang bersangkutan ingin maju pada pileg, sebagai pejabat daerah, yang bersangkutan harus segera mengajukan pengunduran diri. Seperti yang dilakukan Wakil Bupati Soppeng Supriansa.
Namun, menurut Soni –sapaan akrab Sumarsono–, hingga saat ini surat pengunduran diri Deng Ical belum sampai ke Pemprov Sulsel. Artinya, kepastian Deng Ical untuk bertarung di bursa pileg masih dipertanyakan.
Soal mantan anggota DPRD Kota Makassar tidak pernah lagi masuk kantor pascapiwali, Soni mengimbau sebaiknya tetap berkantor. Sebab dia masih tetap sebagai wakil wali kota Makassar.
“Saya kira jangan negatif dulu melihatnya karena dia tidak masuk kantor. Mungkin karena kesibukan-kesibukannya sebagai caleg. Namun saya imbau, kalaupun memang tidak ada tugas yang lain, tetap masuk. Karena dia masih tetap sebagai wakil wali kota,” kata Soni, Jumat (13/7).
Soni yang juga Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu mengemukakan, kemungkinannya Deng Ical masih sibuk luar biasa. Apalagi dalam rangka persiapan pileg. Yang bersangkutan harus membangun jaringan, konsentrasi pada aktifitas menyusun, melengkapi persyaratan sebagai calon legislatif.
Dia menekankan, kenapa setiap kali kepala atau wakil kepala daerah diminta mengundurkan diri saat menyatakan akan ikut pileg, karena proses yang harus dilalui memakan cukup waktu.
“Disamping urus administrasi, juga persoalan kampanye butuh tenaga dan konsentrasi,” jelasnya.
Surat pernyataan mundur juga menjadi persyaratan KPU. Namun kendati sudah mengajukan surat tersebut, seperti yang telah dilakukan Wakil Bupati Soppeng Supriansa, tidak serta merta yang bersangkutan sudah mundur total.
Mereka masih tetap harus bekerja sebagai wakil kepala daerah. Karena untuk bisa mundur, terhitung mulai ditandatanganinya SK oleh Menteri Dalam Negeri.
Jadi prosesnya, setelah mundur, nanti ditetapkan sebagai DCT oleh KPU pada September. Setelah itu, baru DPRD melakukan sidang paripurna pemberhentian. Dengan pemberhetian itulah, gubernur bersurat ke Kemendagri untuk pengesahan pengunduran diri. Kemudian Mendagri terbitkan SK.
“Jadi terhitung sejak tanggal yang tercantum dalam SK tersebut. Prosesnya panjang. Hari ini walaupun sudah menyatakan mundur, dia secara administratif masih belum mundur. Jadi tetap bisa melaksanakan tugas,” pungkasnya.
Kemarin, BKM mencoba meminta konfirmasi dari Deng Ical terkait pernyataan Soni. Sayangnya, ia tak bisa dihubungi. Tidak juga dapat ditemui di balai kota.
Terpisah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BK-PSDMD) Makassar masih menunggu surat pengunduran diri secara resmi langsung dari Ical.
“Sampai sekarang belum ada saya terima laporan dan melihat surat pengunduran diri itu. Bisa saja langsung diajukan ke pimpinan. Tapi kalau ada yang masuk, kami pasti tahu,” kata Sekertaris BK-PSDMD Makassar Basri Rakhman, kemarin.
Basri mengatakan, informasi rencana pengunduran diri Deng Ical sebagai wawali untuk maju di legislatif DPR RI dari Partai Golkar di Dapil 1 Sulsel, sudah ramai beredar.
“Kalau memang serius mau maju dan tidak setengah-setengah, pasti mengajukan surat pengunduran diri. Tapi ini belum ada saya dapat dan saya tunggu juga. Harus juga pamitan dengan Pak Wali Kota dan di Pemprov Sulsel karena gubernur yang melantik dulunya,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengaku selalu menghargai apapun keputusan rekan kerjanya. Termasuk dengan rencana untuk mengundurkan diri menjadi Wakil Wali Kota Makassar. (rhm-arf/rus)

Baca Juga :  Tak Ada “Cukong”, Koalisi Rakyat di IYL-Cakka Lebih Nyata

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar