Berita Kota Makassar | Dewan Cecar Kadispora Soal Stadion Barombong

Posted on

MAKASSAR, BKM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel tampil garang. Kali ini melalui komisi E yang menyoroti kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel.
Komisi yang salah satu mitra kerjanya Dispora Sulsel, mempertanyakan anggaran kelanjutan pembangunan Stadion Barombong. Sebab untuk atas stadion saja, dialokasikan anggaran sebesar Rp62 miliar.
Kekesalan anggota dewan ini terlontar dalam rapat kerja, kemarin. Sebab mereka mengetahui jika pemenang tender atap stadion adalah perusahaan yang pernah diusulkan untuk diblacklist, karena kualitas pekerjaannya sangat diragukan.
Ketua Komisi E HA Kadir Halid sejak awal telah meminta agar kontaktor, dalam hal ini PT Usaha Subur Sejahtera dievaluasi. Sebab pada pekerjaan sebelumnya, perusahaan tersebut tidak mampu menyelesaikan pembangunan sesuai jadwal. Bahkan telah diberikan waktu tambahan 50 hari, tertanggal 1 Januari lalu.
“Kenapa PT Usaha Subur Sejahtera kembali memenangkan tender? Saya kira sudah diblacklist. Karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaan yang diberikan tepat waktu,” cecar Kadir Halid sambil melihat kearah Kadispora Sri Endang Sukarsih.
Legislator Partai Golkar Sulsel ini menegaskan, pihaknya telah menyurat ke pimpinan Sri Endang, dalam hal ini Penjabat Gubernur Sulsel agar PT Usaha Subur Sejahtera tidak usah lagi diikutkan lagi lelang pembanguna yang ada di Sulsel.
Kembalinya PT Usaha Subur yang memenangkan tender pada proyek lanjutan Stadion Barombong, Kadispora Sulsel Sri Endang Sukarsih mengaku tidak mengetahuinya. “Saya sebagai kepala dinas tidak tahu. Itu bukan ranah Dispora. Itu ranahnya Unit Layanan Pengadaan (ULP),” kelit Sri Endang.
Soal perusahaan yang diblacklist, Endang menegaskan hal itu juga memiliki ranah tersendiri. Ada beberapa ketentuan yang tidak bisa dijalankan oleh pemenang tender.
“Mekanisme untuk memblacklist itu ada juga ranahnya. Tidak bisa memblacklist sebelum memutuskan kontrak dulu,” ucapnya.
Ia menjelaskan, pada umumnya perusahaan yang diblacklist itu tidak menyelesaikan denda dan tidak bisa merampungkan pekerjaan. Sementara PT Usaha Subur Sejahtera bisa melaksanakan keduanya.
Untuk pembangunan atap stadion Barombong, menurut Sri Endang, akan dimulai pada bulan Juni mendatang. Saat ini pengadaan barang-barang tersebut sementara pengiriman dari Jawa ke Makassar. “Kita kan baru melakukan penadatanganan pada tanggal 7 kemarin. Jadi barang-baranganya sementara dalam pengiriman. Kemungkinan bulan depan sudah mulai,” pungkasnya.
Usai rapat kerja, Sri Endang menemui Sekretaris Komisi E Marjono di ruang kerjanya. Selain itu, mantan kepala Biro Napza Sulsel ini juga menemui Wakil Ketua Komisi E M Rajab di ruang kerjanya.
Baik M Rajab, Marjono maupun anggota Komisi E lainnya, di antaranya M Irfan AB terlihat hati-hati mengomentari soal perusahaan yang memenangkan tender pemasangan atap Stadion Barombong. “Kalau soal itu (perusahaan yang diblacklist) tanyakan langsung sama ketua komisi E,” ujar Irfan AB. (rif/rus)

Baca Juga :  Berita Kota Makassar | 3.758 Napi di Sulsel Dapat Remisi Idul Fitri

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar