Berita Kota Makassar | Dua Tahun DPO, Bandar Sabu 5 Kg Terciduk di Nunukan

Posted on

MAKASSAR, BKM — Pelarian Syamsul Rizal alias Kijang akhirnya terhenti. Warga Jalan Bintang, Kelurahan Pacongan, Kecamatan Watang Saawitto, Kabupaten Pinrang ini terciduk dalam pelariannya di Sungai Nyamuk (Desa Bambanga), Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Kijang sudah lama masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus narkotika golongan satu (sabu-sabu). Penangkapan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Filipina itu dipimpin tim Subdit 1 Direktorat Narkoba Polda Sulsel. Selanjutnya diterbangkan ke Mapolda Sulsel guna menjalani pemeriksaan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, membenarkan penangkapan bandar narkoba tersebut. Menurut Dicky, Kijang merupakan jaringan dua bandar kelas kakap di Makassar, Hendra dan Cullang. Mereka menguasai sabu seberat 5 kg. Hendra dan Cullang kini tinggal nama. Dijelaskan Dicky, Kijang ditangkap berdasarkan status DPO/15/IV/2016/Res.Prg/Narkoba. Artinya, sudah dua tahun ia diburu. Posisi terakhirnya terdeteksi oleh polisi, Kamis (17/5) sekitar pukul 09.00 Wita.
”Informasi yang diperoleh tim saat itu, tersangka sedang dalam perjalanan menggunakan speedboat dari perbatasan Filipina menuju Desa Bambanga (Sungai Nyamuk), Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sebelum tersangka bergeser dari lokasi tersebut, tim yang dipimpin Kasubdit I langsung bergerak menuju Tarakan, Jumat (18/5) sekitar pukul 17.00 Wita. Dari Tarakan, tim menuju lokasi keberadaan tersangka di Desa Bambanga dengan menggunakan speedboat,” terang Kombes Dicky, Rabu (23/5).
Terhitung Jumat higga Minggu, tim Subdit 1 Narkoba Polda Sulsel melakukan perburuan tersangka di Sungai Nyamuk. Akhirnya, pada Minggu sore (20/5), tersangka diringkus. Selanjutnya dibawa ke Mapolda Sulsel guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ish/rus)

Baca Juga :  Puluhan Rumah Warga Di Pinrang Terendam Banjir

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar