Berita Kota Makassar | Kajati: Jaksa Samboritta Bukti Jaksa tidak Tidur

Posted on

MAKASSAR, BKM — Direktur Utama Harian Berita Kota Makassar Mustawa Nur, bertemu dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel Tarmizi, Kamis (17/5). Pertemuan silaturahmi di ruang kerja kajati ini membahasa rencana peluncuran program Jaksa Samboritta jilid III.
Dalam kunjungannya, Mustawa didampingi Direktur BKM Fachruddin Palapa, Pemimpin Redaksi Muh Arsan Fitri, Manajer Iklan Herdy Djusman, penanggung jawab Jaksa Samboritta Warta Shally Hidayat serta Manajer Personalia Jidan. Sementara yang mendampingi Tamizi, Wakajati Gerry Yasid, Asisten Bidang Intelejen Ma’rang, serta Kepala Seksi Penerangan Hukum Salahuddin.
Pada penjelasannya, Mustawa Nur memaparkan tentang Jaksa Samboritta, yang merupakan sinergi antara kejaksaan dengan Barhain BKM. ”Program ini sudah dua kali berturut-turut kita laksanakan, dan mendapat respons positif dari OPD,” ujarnya.
Usai mendengar apa yang disampaikan Mustawa, Kajati Tarmizi langsung memberikan apreiasinya. ”Pada prinsipnya saya sependapat dengan kegiatan ini. Apalagi sangat erat kaitannya dengan program TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah),” kata Kajati.
Selain itu, dukungan juga diberikan oleh Tarmizi, karena Jaksa Samboritta menjadi salah satu bagian dari upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Terutama dalam hal pengelolaan dan penggunaan keuangan negara.
”Melalui program ini pula, kita dari kejaksaan akan menyampaikan bahwa jaksa tidak tidur. Bagaimana kejaksaan hadir, tidak hanya dalam penegakan hukum, tapi juga menjadi sahabat masyarakat dan pemerintah. Saya sangat mengharapkan adanya transparansi di setiap pengelolaan dan penggunaan keuangan negara,” tandasnya.
Diakui Tarmizi, kehadiran TP4D selama ini telah mampu meminimalkan pelanggaran serta penyimpangan yang mengarah pada tindak pidana korupsi. Termasuk mengurangi terjadinya kerugian negara.
”Peran media sangat diharapkan dalam mendukung keberadaan TP4D. Program keduanya harus bisa saling bersinergi. Kehadian TP4D bertujuan agar proyek-proyek strategis di daerah bisa berjalan tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran. Segala informasi, baik yang memyangkut anggaran dan program kegiatan di pemerintahan sudah ahrus transparan. Tidak boleh lagi ada yang ditutup-tutupi,” jelasnya.
Tarmisi berharap, program Jaksa Samboritta yang memasuki jilid III nantinya mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan transparansi pengelolaan anggaran dan keuangan negara. Serta mampu menjadi jembatan antara kejaksaan dan masyarakat dalam hal memberikan informasi secara tepat, juga bermanfaat. (mat/rus)

Baca Juga :  Basarnas : Korban kapal tenggelam di perairan Makassar 73 orang

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar