Berita Kota Makassar | Penjual Emas Lumpuhkan Perampok Bersenjata Api

Posted on

SIDRAP, BKM — Sepasang suami istri (pasutri) mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Nene’ Mallomo, Sidrap. H Tang (45) dan Hj Rosita (37) baru menjadi sasaran perampokan bersenjata api.
Peristiwa berlangsung Minggu (8/7) pukul 15.00 Wita. Kedua korban yang berprofesi sebagai penjual emas ini baru saja pulang dari Pasar Rappang, Sidrap, tempat mereka berjualan. Di dalam mobil yang dikendarainya, ada pula dua orang putranya. Keluarga ini menuju kediamannya di Jalan Ganggawa, Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae.
Dalam perjalanan pulang, tepatnya di jalan poros Rappang, Desa Sereang, Maritengngae, mobil yang mereka kendarai dipepet sebuah Avanza warna hitam dan langsung berhenti.
Di dalamnya terdapat empat orang. Satu orang membawa senjata api. Dua lainnya membawa parang. Sementara satu lainnya sopir.
Tiga orang langsung turun dan menodong korban. Dua diantaranya kemudian menggeledah isi mobil.
Mereka berlagak sepertu petugas berpakaian preman. Mengancam H Tang dan istrinya menggunakan pistol, sambil menanyakan tas korban. Brankas berisi ratusan gram emas dan uang tunas sempat diambil oleh pelaku.
Curiga dirinya tengah disasar perampok, H Tang langsung beraksi. Ia mencoba memberikan perlawanan.
Upaya berani tersebut berbuah hasil. Dua pelaku mampu dilumpuhkan dengan menendangnya hingga terjatuh ke sungai. Satu pelaku lainnya kemudian melarikan diri bersama mobil serta sopirnya.
Brankas yang sebelumnya sempat diambil pelaku, berhasil diselamatkan. Termasuk sarung parang milik pelaku tertinggal di lokasi kejadian.
Usai kejadian, H Tang dan Hj Rosita harus mendapat perawatan medis. Sang suami mengalami luka sayatan di tangan serta jari-jari kanannya. Sementara istrinya menderita luka robek di bagian bibir.
Ditemui usai ditangani petugas medis di RS Nene’ Mallomo, kemarin, H Tang menjelaskan peristiwa yang dialaminya. ”Mereka (pelaku) seperti polisi berpakaian preman. Mengancam saya dan istriku pakai pistol dan menanyakan tas barang saya. Saya curiga ini perampokan. Makanya saya melawan,” jelas H Tang yang diamini istrinya Hj Rosita.
Korban telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Sidrap.
Kasat Intelkam Polres Sidrap AKP Roby A Panaungi, membenarkan adanya aksi pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.
“Kita masih mengambil keterangan para korban. Termasuk menggali ciri-ciri pelaku. Beruntung, brankas dan barang lainnya milik korban tidak yang dibawa kabur pelaku. Kedua korban yang suami istri terluka. Sementara dua anak laki-lakinya tidak diapa-apakan,” ungkap AKP Roby usai mengambil keterangan korban.
Menurutnya, kasus ini sementara didalami. Sebab tidak ada saksi yang melihat dan mengetahui nomor plat yang digunakan pelaku. Korban hanya mengetahui mobil yang digunakan, yakni Toyota Avanza warna hitam. Meski begitu, AKP Roby berjanji akan mengungkap kasus ini. (ady/rus/b)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar