Berita Kota Makassar | Sehari, ‘Sang Ratu’ Curi Pakaian di Dua Mal

Posted on

MAKASSAR, BKM — Perempuan bernama Istiqomah alias Pendo ini sudah tak asing lagi bagi aparat kepolisian. Ia cukup dikenal dalam sepak terjangnya di dunia kriminal. Bahkan ia digelari sebagai ‘sang ratu’.
Terakhir kali, ia beraksi pada dua tempat, yakni di Mal Panakkukang dan Mal Ratu Indah (MaRI). Untuk keenam kalinya Pendo pun mesti merasakan dinginnya tembok jeruji besi.
Aksi jahil tangan perempuan berkerudung ini terakhir berlangsung pada Selasa malam (24/7). Kala itu ia tepergok oleh karyawan stand pakaian Sport Station di Mal Panakkukang.
Dengan gerakannya yang lihai, Pendo mengambil lima helai pakaian yang ada dalam toko. Barang hasil curiannya itu langsung ditutupi dengan jilbab yang dikenakannya. Selanjutnya meninggalkan toko.
Namun, belum sempat keluar dari mal, ia dicegat oleh pria bertubuh kekar. Security mal tersebut mengamankan Pendo, setelah sebelumnya dihubungi karyawati toko bernama Farah.
Dari laporan Farah, disebutkan ciri-ciri pelaku. Ia mengenakan hijab warna hijau dan mencuri stand toko tempatnya bekerja.
Tak lama usai diamankan security mal, tibalah tim Resmob Polsek Panakkukang. Pendo kemudian digelandang ke Mapolsek Panakkukang guna kepentingan penyelidikan. Sementara pihak toko diarahkan untuk melaporkan kerugian yang dialaminya.
Sebelum memeriksa Pendo, penyidik Polsek Panakkukang terlebih dahulu meminta keterangan Farah. Karyawati toko ini menjadi saksi atas kasus kejahatan Pendo.
Dalam penuturannya, Farah mengaku mendapati pelaku melakukan pencurian. Wajah Pendo tak asing bagi Farah. Sebab ia telah kedua kalinya beraksi di tempatnya bekerja.
”Wajahnya masih saya ingat, karena lalu dia juga mencuri di toko kami. Waktu masuk ke dalam toko, ia berpura-pura seperti pengunjung biasa. Tiap saya melihat sajahnya, dia langsung cepat berbalik,” ujar Farah.
Kepada polisi yang memeriksanya, Farah mengaku melakukan pencurian di Stand Sport Station. Ia mengambil lima lembar pakaian lalu pergi.
Yang lebih hebatnya lagi, sebelum beraksi di MP, Pendo sempat mencuri di MaRI. ”Di sana saya ambil tiga lembar pakaian. Setelah itu ke MP,” bebernya.
Polisi kemudian memeriksa catatan hitam Pendo. Ternyata ia seorang
residivis. Sebelumnya ia terjerat dalam kasus copet.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, membenarkan penangkapan Pendo. Katan dia, penahanan tersangka merupakan yang keenam kalinya.
”Sudah enam kali ditahan. Makanya dia digelari ‘sang ratu.’ Modusnya kali ini, dia mengenakan hijab terusan agar tidak dicurigai dan mudah menyembunyikan barang yang dicurinya. Tapi tetap saja aksinya bisa diketahui. Akibat perbuatan tersangka, pihak melapor mengalami kerugian Rp2 juta,” jelas Ananda.
Adapun barang bukti yang berhasil disita dari tangan sang ratu, yakni delapan lembar pakaian. Masing-masing lima lembar yang dicurinya di MP, dan tiga lembar hasil curian di MaRI. Atas perbuatannya, Pendo dijerat pasal 363 dengan ancaman pidana 5 tahun penjara. Kini sang ratu mendekam dalam sel tahanan Mapolsek Panakkukang. (ish/rus)

Baca Juga :  Berita Kota Makassar | Arwien: KONI Ragu Belanjakan Rp1,5 Miliar

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar