Berita Kota Makassar | Serang Polisi Pakai Badik, ‘Raja’ Maling Ditembak Mati

Posted on

MAKASSAR, BKM — Berakhir sudah sepak terjang Oki Novandry alias Oki di dunia kriminal. Ia yang selama ini malang melintang dalam kasus pencurian meregang nyawa di ujung bedil, Rabu dini hari (6/6) sekitar pukul 20.00 Wita.
Oki menerima tindakan tegas dari tim Anti Bandit Resmob Polres Gowa. ‘Raja’ maling ini ditembak kala menyerang petugas dengan menggunakan badik. Sasarannya adalah seorang polisi Bripka Akbar.
Melihat nyawa rekannya terancam, personel Anti Bandit lainnya kemudian mengeluarkan tembakan. Sebutir peluru mengenai dadanya. Seketika itu juga, warga Perumnas Antang ini jatuh tersungkur.
Polisi kemudian mengevakuasinya ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis. Namun, nyawa lelaki yang tubuhnya dipenuhi rajah itu, tak tertolong.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula ketika Tim Anti Bandit Resmob Polres Gowa melakukan penyelidikan terhadap tersangka. Hasilnya, Oki diketahui tengah berada di sekitaran Benteng Somba Opu, Barombong.
Tim lalu bergerak ke lokasi. Upaya penangkapan terhadap tersangka tak berjalan mulus. Mengetahui dirinya hendak diamankan, ia lalu mencabut badik yang terselip di pinggangnya. Selanjutnya mencoba menyerang Bripka Akbar.
”Karena mengancam nyawa petugas, tersangka diberi tindakan tegas. Selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara. Dari keterangan medis, tersangka dinyatakan meninggal dunia,” terang Dicky, kemarin.
Ketika berada di RS, petugas kepolisian menggeledah sepeda motor Yamaha Mio J yang yang digunakan tersangka. Ditemukan sebuah kunci letter T dan sebilah badik, yang kemudian dijadikan barang bukti.
Dalam catatan kepolisian, tersangka merupakan penjahat kambuhan alias residivis. Ia pernah ditangkap petugas Polsek Rappocini tahun 2016 silam. Hukuman penjara yang dijalaninya selama 15 bulan. Sedikitnya ada 12 titik pernah ditempatinya beraksi.
Oki diketahui merupakan pimpinan kelompok sindikat jalanan lintasdaerah, yakni Makassar, Gowa dan Takalar. Pada bulan Juni lalu, dua orang rekannya telah diamankan petugas. Masing-masing Idra (20) dan Fadli (20). Sementara dua rekannya yang lain, Irfan (20) dan Fahri masih dalam pengejaran. (ish/rus)

Baca Juga :  Anggota Raimas Polrestabes Makassar Ringkus Tiga Pelaku Curas

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar