Berita Kota Makassar | Tarif Listrik tak Naik Hingga Akhir 2019

Posted on

MAKASSAR, BKM — Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Senin (2/7). PLTB berkapasitas 75 MW resmi masuk ke sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan pada 4 April 2018.
Pembangunan pembangkit ini seiring dengan semangat pemerintah untuk meningkatkan porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) mencapai 23 persen, dari total bauran energi nasional pada 2025.
Usai meresmikan PLTB Sidrap, Jokowi menegaskan, pemerintah akan terus mengembangkan pembangkit listrik energi terbarukan, seperti yang ada di Kabupaten Sidrap.
“Energi terbarukan di negara ini cukup besar potensinya. Khusus untuk panas bumi atau biothermal, sekitar 29 ribu megawatt (MW). Yang baru dikerja baru 2000 MW. Artinya, belum ada 10 persen,” ungkap Jokowi.
Berada di antara baling-baling pembangkit listrik itu, Jokowi mengaku serasa berada di Belanda.
“Kok serasa berada di Belanda gitu yah. Kayak di Eropa, tapi ternyata kota di Sidrap,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, pemerintah terus mencari potensi sumber energi listrik terbarukan. Sehingga harga listrik akan semakin murah.
“Kita berharap semakin lama harga listrik kian murah,” jelas Jokowi.
Dia juga menekankan, pemerintah terus berupaya agar tarif listrik tidak mengalami kenaikan, sehingga daya beli masyarakat bisa terjaga.
“Kami harap hingga tahun depan tarif listrik tidak mengalami kenaikan,” imbuhnya.
Harapan Jokowi itu diaminkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. “Kita tidak akan naikkan tarif listrik hingga 2019. Berarti sampai akhir 2019 tidak ada kenaikan listrik,” jelasnya.
Terkait jaminan tidak ada kenaikan tarif listrik hingga 2019 mendatang, Direktur Utama PLN Sofyan Basir menegaskan, pihaknya akan mendukung penuh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.
“Semoga kita bertahan, tapi memang berat sekali. Kita cari solusi karena ini komitmen pemerintah yang harus kita dukung,” jelasnya.
Sementara soal PLTB Sidrap yang sudah masuk ke sistem PLN sejak April 2018 lalu, Sofyan mengatakan, PLN membeli listrik sebesar Rp11,3 sen per KWH.
Saat ini sedang dilakukan negosiasi untuk pembelian listrik PLTB tahap kedua dengan usulan harga Rp6,8 sen per KWH.
”Kenapa murah? Karena sarana infrastruktur di PLTB itu sudah terbangun dengan baik,” ujarnya.
Saat ini, sebanyak 30 Wind Turbin Generator (WTG) yang terpasang pada PLTB Sidrap telah menghasilkan energi listrik untuk Sistem Sulawesi Bagian Selatan. Pembangkit yang berlokasi di Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan ini menggunakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 40 persen dan menyerap sekitar 1150 tenaga kerja.
Di lahan seluas 100 hektare, telah terpasang 30 turbin yang memiliki ketinggian 80 meter dan baling-baling sepanjang 57 meter. Daerah tersebut kini menjadi salah satu wisata untuk masyarakat di Sulawesi Selatan yang berjarak sekitar 150 km dari Kota Makassar.
Selain PLTB Sidrap, kelistrikan di Sulawesi Bagian Selatan juga akan disuplai oleh PLTB Tolo, Jeneponto milik Independent Power Producer (IPP). Kapasitasnya cukup besar, yakni 72 MW. Groundbreaking pembangkit ini juga akan dilaksanakan kemarin oleh Presiden Jokowi.
“Pembangunan pembangkit ini relatif cepat, sehingga infrastruktur lain juga harus dipercepat, seperti transmisi dan gardu induk (GI),” kata Direktur Human Capital Management PLN Muhamad saat berkunjung ke PLTB Tolo, Jeneponto, Minggu (1/7).
PLTB ini memiliki 20 turbin dengan kapasitas masing-masing mencapai 3,6 MW. Proses pengangkutan material turbin dari Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar ke lokasi site melalui medan yang cukup sulit. Hal ini dikarenakan panjangnya truk khusus pengangkut kincir PLTB. Bilah kincir berukuran 64 meter dengan lebar 5 meter. Sedangkan tinggi tiangnya mencapai 185 meter.
Secara teknologi, PLTB Tolo, Jeneponto memiliki kemampuan yang sama dengan PLTB Sidrap. Namun energi listrik yang dihasilkan per turbin lebih besar dibanding PLTB Sidrap karena perbedaan kondisi angin di masing-masing lokasi. (rhm-ady/rus)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar