Berita Kota Makassar | Tiga Ketua Parpol Pilih tak Maccaleg

Posted on

MAKASSAR, BKM — Sebanyak tiga ketua partai politik (parpol) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan memilih untuk tidak ikut ambil bagian pada kontestasi pemilihan anggota legislatif (pileg) April 2019 mendatang.
Mereka adalah Ketua DPD Partai Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid. Surya Dharma selaku ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel. Serta Ketua DPW Partai Berkarya Sulsel HA Patabai Pabokori.
Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai membenarkan bila NH tidak maju di pileg mendatang. “Beliau (NH) tidak mencalonkan diri, namun mempersilakan kader-kader muda untuk ikut berkompetisi,” ujar juga bicara Golkar Sulsel ini, Kamis (12/7).
Hal sama dilontarkan Wakil Ketua DPW PKS Sulsel Sri Rahmi yang mengungkapkan bila Surya Dharma ingin fokus mengurus partai. “Sejak awal beliau (Surya Dharma) tidak mau. Beliau ingin fokus urus partai,”ujar Sri Rahmi yang juga anggota DPRD Sulsel ini kemarin.
Ketua DPD Partai Berkarya Kota Makassar Yusuf Gunco, mengiyakan jika HA Patabai Pabokori tidak ikut maccaleg. ”Pak ketua ingin fokus mengurus partai. Untuk caleg, diserahkan kepada yang muda,” kata Yugo, sapaan akrabnya, Kamis (12/7).
Sementara 13 ketua parpol lainnya di Sulsel, dipastikan maju bersaing memperebutkan suara rakyat di pileg. Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matulah Erbe kembali maccaleg untuk DPRD Sulsel pada daerah pemilihan (dapil) VI Sulsel. Meliputi Kabupaten Maros, Pangkep, Barru dan Parepare.
Ketua DPD Gerindra Andi Idris Manggabarani maccaleg untuk DPR RI dari dapil Sulsel I. Mencakup Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Ashabul Kahfi juga melirik Senayan melalui dapil Sulsel II,. Melingkupi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Parepare, Barru, Pangkep dan Maros.
Adapun Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel H Rusdi Masse, juga melirik Senayan lewat dapil Sulsel III. Meliputi Kabupaten Sidrap, Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu, Palopo, Luwu Timur dan Luwu Utara.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) HM Aras juga melirik Senayan lewat dapil Sulsel II. Sama dengan Ketua DPD Hanura Sulsel Andi Ilhamsyah Mattalatta yang bertarung di dapil yang sama.
Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel Andi Ridwan Wittiri kembali bertarung di dapil Sulsel I seperti pada pileg sebelumnya.
Sedang Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel Azhar Arsad maju untuk kursi DPRD Sulsel melalui dapil IX Sulsel. Mencakup Kabupaten Sidrap, Pinrang dan Enrekang.
Berbeda dengan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulsel Suzanna Kaharuddin. Ia dikabarkan akan maju di pileg lewat PKB dari dapil III Sulsel, yang meliputi Kabupaten Gowa dan Takalar.
Suzanna yang saat ini tercatat sebagai anggota DPRD Sulsel dua periode, dilaporkan hengkang dan memilih bergabung dengan PKB. Suzanna yang dihubungi melalui telepon selularnya, tak berhasil. Begitu pula Muhammad Arkam selaku Wakil Ketua DPP PKPI Sulsel yang dikonfirmasi, tak memberikan tanggapan soal hengkangnya Suzanna ke PKB.
Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad yang dimintai tanggapannya soal kepindahan Suzanna Kaharuddin, tidak membantahnya. Hanya saja Azhar menanggapi dengan pernyataan yang pendek.
“PKB itu partai rahmatan liil alamain. Banyak yang berminat,” ujar Azhar diplomatis.
Adapun Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Badaruddin P Sabang, juga kembali maju di DPRD Sulsel lewat dapil IX. Ketua DPW Partai Perindo Sanusi Ramadan juga incar DPRD Sulsel lewat dapil I.
Dua pimpinan parpol lainnya, masing-masing Ketua DPD Partai Garuda Sulsel Muhammad Ilham Abdullah disebut akan maju di DPRD Sulsel lewat dapil VII Kabupaten Bone. Sementara Ketua DPW PSI Sulsel Fadli Noer juga mengincar DPRD Sulsel dapil I.
“Saya akan bertarung lewat dapil I Sulsel,” ujar Fadli Noner, kemarin. (rif)

Baca Juga :  Kantor Berita Antara siap sukseskan Asian Games 2018

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar