Berita Kota Makassar | Usai dari Takalar, NA Dicegat di Jeneponto

Posted on

MAKASSAR, BKM — Sudah dua hari usai pencoblosan pemilihan gubernur dan pilkada serentak di Sulsel. Calon gubernur yang sebelumnya bersaing dalam kontestasi, kembali melakoni rutinitas kesehariannya.
Prof HM Nurdin Abdullah yang dinyatakan unggul versi hitung cepat alias quick count, menemui Bupati Takalar Syamsari Kitta, kemarin. Keduanya didampingi istri masing-masing.
Kedatangan NA di Takalar disambut hangat Syamsari bersama istrinya Irma Andriani di rumah jabatan bupati. Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan beberapa kepala desa turut hadir.
“Beliau (NA) silaturahmi dan mengajak masyarakat Takalar untuk menyatukan langkah serta persepsi untuk membangun Sulawesi Selatan yang lebih maju,” Bupati Syamsari.
Dari Takalar, NA melanjutkan perjalanan menuju Bantaeng. Di tengah perjalanan, tepatnya di Bangkala, Kabupaten Jeneponto, rombongan NA dicegat warga. Mereka berhamburan keluar dari rumah dan berdiri di pinggir jalan untuk bisa bertemu NA.
Warga keluar setelah mendapat informasi dari jamaah Masjid Besar Bangkala, bahwa pasangan Andi Sudirman Sulaiman ini akan melintas. Jadilah kendaraan yang ditumpangi NA bersama rombongan, dicegat oleh ratusan jamaah masjid yang sekadar ingin bersalaman dan sebagian foto bersama.
Sekitar 200 meter dari Masjid Besar Bangkala ke arah Bantaeng, puluhan orang melambaikan tangan. Sebagian dari mereka juga mencegat mobil rombongan NA.
Ini adalah perjalanan pertama NA ke luar Makassar setelah pilgub 27 Juni 2018. “Selamat karaeng. Selamat!” kata seorang ibu rumah tangga sambil menyeka air mata.
Seorang bapak paruh baya langsung menyerbu di pintu mobil yang mengantar mantan bupati Bantaeng dua periode ini. “Selamatki karaeng!” ucapnya sambil memeluk erat Prof Nurdin Abdullah.
Petani garam di Jeneponto ikut berdiri di tengah jalan mendengar sirine mobil patwal yang mengantar rombongan. Mereka langsung menyerbu, bersalaman dan foto bersama NA.
Terpisah, cagub Nurdin Halid masih tetap memantau jalannya perhitungan hasil yang disetor berdasarkan rekap C1 dari saksi yang bertugas di setiap TPS. Wakil Ketua Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai, mengaku masih menunggu sejumlah data yang belum masuk. Khususnya dari daerah yang terbilang yang jauh.
Aktifitas yang dilakukan cagub Agus Arifin Nu’mang adalah memantau tim. Kemarin, mantan wakil gubernur Sulsel dua periode ini masih bersama tim induk untuk melihat hasil rekap C1.
“Pak Agus masih bersama tim induk di kompleks Bougenvile Panakkukang untuk melihat hasil rekap C1. Beliau juga akan melihat situasi sampai dengan pengumuman penetapan kandidat,”ujar juru bicara Agus TBL, Andry S Arief Bulu, Jumat (29/6).
Adapun calon wakil gubernur Ahmad Tanribali Lamo, menurut Andry, telah kembali ke Jakarta karena ada aktifitas yang harus diselesaikan. “Tadi (kemarin) Pak Tanribali telah kembali ke Jakarta. Karena beliau (TBL) juga menjabat Dirut Taman Mini Indonesia Indah (TMII),” ujar Andry yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.
Sementara cagub Ichsan Yasin Limpo (IYL) melakukan aktifitas seperti beberapa waktu sebelumnya. Aksi kemanusiaan IYL memang tak ada batasnya. Tokoh peduli pengungsi di Indonesia versi UNHCR PBB ini, terus berkoordinasi dan memantau jajarannya di Palang Merah Indonesia (PMI) untuk melakukan penanganan banjir di Kabupaten Wajo.
IYL yang juga ketua PMI Sulsel, rutin memberikan arahan untuk langkah dan antisipasi terkait penanganan korban banjir di Kabupaten Wajo selama beberapa hari terakhir. “PMI bersama lembaga dan instansi yang khusus melakukan penanganan bencana terus bergerak di Wajo, serta siaga 24 jam,” ujar Staf PMI Sulsel Supriadi, Jumat (29/6).
Adi, sapaan akrab Supriadi menuturkan, selama banjir melanda sejumlah pemukiman di Kabupaten Wajo, IYL setiap saat memantau perkembangan. Termasuk memberikan arahan.
“Sesuai instruksi beliau, tim dan relawan juga sudah siaga 24 jam di wilayah-wilayah tertentu yang terendam banjir. Relawan sudah melakukan evakuasi dan pertolongan kepada korban banjir,” tambah Adi.
IYL memang dikenal sangat peduli dengan aksi-aksi kemanusiaan. Bahkan saat masa kampanye di pilgub, ia masih menyempatkan melakukan koordinasi dan arahan ke PMI jika terjadi bencana.
Sementara itu, calon wakil gubernur Andi Mudzakkar tak ketinggalan menyatakan sikap. Usai pencoblosan, ia juga ikut dan mengimbau semua pihak menghargai hasil quick count.
Cakka, sapaan akrab Andi Mudzakkar, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim dan relawan yang telah ikut berjuang di barisan Punggawa Macakka. Ucapan terima kasih itu disampaikan Cakka dalam sebuah testimoni.
Ia mengingatkan, pengabdian kepada masyarakat tak melulu dengan menjadi kepala daerah. Masih banyak jalan lain yang bisa ditempuh. (rhm-ira-krk/rus)

Baca Juga :  11 Ribu Warga Hadiri Open House di Kediaman Wapres JK

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar