Berkat Gol Rakic, PS Tira Bikin Barito Putera Kehilangan Singgasana

Posted on

JawaPos.com – PS TNI Rakyat (Tira) berhasil membuat Barito Putera kehilangan singgasana klasemen sementara Liga 1 2018. Itu setelah PS Tira mengalahkan Barito Putera dengan skor 1-0 pada laga di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (4/6) malam WIB.

Gol kemenangan PS Tira dilesakkan oleh striker andalan Aleksandar Rakic pada menit 33. Gol itu tak lepas dari blunder kiper Dian Agus Prasetyo yang gagal menangkap bola secara sempurna. Kiper Barito Putera itu terkecoh dengan arah bola yang memantul ke tanah terlebih dahulu.

Pemuncak klasemen sementara diambil PSM Makassar yang pada laga beberapa jam sebelumnya menahan imbang tuan rumah Persipura Jayapura dengan skor 1-1. Kini, PSM mengumpulkan 21 angka dari 12 laga. Sedangkan Barito Putera mengoleksi 20 poin dari 12 laga.

Aleksandar Rakic (kanan) merayakan golnya bersama Gustavo Lopez (liga-indonesia.id)

Pada babak pertama, bola terlalu banyak berkutat di lapangan tengah. Tuan rumah PS Tira lebih dahulu memberikan ancaman pada menit 15 melalui tembakan Wawan Febriyanto. Namun upayanya masih belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-33, Rakic melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Bola yang sebenarnya siap diantisipasi oleh Dian Agus justru terlepas karena memantul ke tanah. Bola pun meluncur ke gawang Barito Putera dan membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk PS Tira. Skor ini bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pada awal babak kedua, pelatih Barito Putera, Jackson F Tiago mencoba mengubah strateginya dengan memasukkan pemain belakang Ady Setyawan mengganti Paulo Sitanggang. Namun upayanya itu masih belum cukup memberikan efek positif.

PS Tira yang juga mengubah permainannya dengan memasukkan Ahmad Nufiandani yang menggantikan Wawan Febriyanto. Pada menit 75, Nufiandani melakukan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, namun bola masih tipis melambung di atas mistar. Skor 1-0 untuk kemenangan PS Tira bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Asisten pelatih PS Tira, Mayor CPM Miftahudin usai pertandingan mengatakan laga berjalan dengan tensi tinggi. “Banyak sekali yang harus diperbaiki, terutama pada saat kami memenangkan bola. Konsentrasi pemain, kontrol bola, dan saat passing yang masih banyak terjadi kesalahan,” katanya.

Salah satu pemainnya, Abduh Lestaluhu mengatakan, kemenangan ini karena pelatih telah melakukan evaluasi. “Terutama dari sisi komunikasi pemain dan kerja sama tim. Itu kunci suksesnya,” ucapnya.

Sementara itu, Jacksen mengatakan bahwa kesalahan kecil membuat timnya mengalami kekalahan. Dia juga mengaku, timnya pada pertandingan ini juga tak seperti laga-laga sebelumnya. Semangat dan pola pikir bermain baru muncul pada babak kedua.

“Kalau faktor beberapa pemain yang dipanggil Timnas saya rasa tidak terlalu berpengaruh. Anda tahu Firli, Musafri, siapa yang meragukan kemampuan mereka. Kemampuan pemain sebenarnya sama, hanya masalah umur saja. Pemain sebagus apapun kalau yang lain dimatikan tidak bisa berkembang,” ucap Jacksen.

SUSUNAN PEMAIN
PS Tira: Syahrul Trisna Fadillah; Didik Wahyu, Kim Sang Min, Mahdi Albaar, Muhammad Abduh Lestaluhu; Gustavo Lopez (Ryan Wiradinata, 88′), Manahati Lestusen, Mariano Roman Barriex, Izmy Yaman Hatuwe, Wawan Febriyanto (Ahmad Nufiandani, 72′); Aleksandar Rakic
Karteker: Mayor CPM Miftahudin

Barito Putera: Dian Agus Prasetyo; Aaron Michael Evans, Dandi Maulana Abdulhak, Firli Apriansyah, Nazar Nurzaidin, Rony Esar Beroperay; Matias Jesus Cordoba, Paulo Sitanggang (Ady Setyawan, 46′), Rizky Rizaldi Pora; Samsul Arif Munip (Bijahil Chalwa, 79′), Talaohu Abdul Mushafry (Juan Pablo, 73′)
Pelatih: Jacksen F Tiago

(dho/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar