Blunder Loris Karius Berujung Ancaman Pembunuhan

Posted on

JawaPos.com – Permainan buruk diperlihatkan Loris Karius pada pertandingan final Liga Champions, Minggu (27/5) lalu. Kiper Liverpool tersebut melakukan dua kesalahan fatal sehingga memberi keuntungan gol buat Real Madrid.

Kesalahan pertama dilakukan Karius menit 51. Saat melempar bola, ia tidak melihat keberadaan Karim Benzema. Memanfaatkan blunder lawan, striker Real Madrid tersebut dengan mudahnya menceploskan si kulit bundar ke gawang Liverpool.

Kesalahan berikutnya terjadi pada menit 83. Karius tidak sempurna menahan tendangan jarak jauh yang dilepaskan oleh Gareth Bale. Akibat kecerobohannya itu, Liverpool kalah 1-3 dan gagal menjuarai Liga Champions musim ini.

Kiper Liverpool, Loris Karius. (Reuters)

Usai pertandingan, Karius sempat menghampiri tribun penonton di Stadion Olimpiyskiy untuk meminta maaf secara langsung kepada suporter Liverpool. Ia tidak bisa menyembunyikan kesedihannya karena tampil buruk di laga yang sangat penting itu.

“Sampai sekarang saya masih sulit untuk tidur nyenyak. Kejadian itu terus terulang di kepalaku lagi dan lagi. Saya benar-benar minta maaf kepada seluruh rekan tim, suporter, dan staf Liverpool. Saya sadar sudah mengacaukan laga ini dengan dua kesalahan,” tulis Karius di akun Twitter miliknya.

Meski demikian, sejumlah orang masih belum bisa memaafkan kesalahan kiper 24 tahun tersebut. Bahkan ada beberapa orang yang nekat mengirim ancaman pembunuhan kepada sang pemain dan keluarganya.

Untuk berjaga-jaga, pihak kepolisian kawasan Mereyside menggalakkan pengawasan di berbagai media sosial. Ini dilakukan untuk melindungi para pemain dari tindakan-tindakan nekat suporter.

“Kepolisian Merseyside memberi konfirmasi terkait sejumlah komentar atau ancaman yang ditujukan kepada pemain sepak bola lewat media sosial. Tim kami akan terus mengawasi karena ini bersifat serius,” bunyi pernyataan resmi pihak kepolisian Merseyside yang dikutip dari Sky Sports.

“Semua tindakan ofensif atau bentuk pelanggaran akan kami selidiki. Kepolisian Merseyside ingin mengingatkan kepada setiap pengguna media sosial bahwa setiap pelanggaran termasuk komunikasi jahat dan perilaku yang mengancam akan langsung mendapat penyelidikan,” pungkas pernyataan tersebut.

(bep/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar