Bolehkah Konsumen Tahu Harga Off The Road Mobil alias Sebelum Pajak?

Posted on

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Informasi seputar harga mobil biasanya disampaikan atas dua jenis, yakni on the road (OTR) dan off the road.

Kebanyakan agen pemegang merek (APM) di Indonesia biasanya hanya menyampaikan harga OTR.

Harga OTR adalah harga mobil beserta biaya pengurusan kelengkapan surat-suratnya, seperti BPKB dan STNK, termasuk pajaknya.

Biasanya surat-surat kendaraan akan rampung menyusul beberapa pekan setelah pembelian.

Di sisi lain, walaupun jarang, ada pula APM yang juga menyampaikan harga off the road. Salah satunya BMW Indonesia.

BMW diketahui selalu mencantumkan harga off the road untuk setiap produknya. Seperti yang dilakukan saat perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) akhir April 2018.

Baca Juga :  Lexus Mobile Concierge Service (LMCS), Menyambut Liburan dengan Nyaman

Baca: 3.800 Mitsubishi Xpander Buatan Bekasi Ludes Dipesan Orang Filipina

Sebagai contoh untuk 320i Sport, BMW memasang Rp 719 juta off the road, sedangkan harga OTR-nya Rp 804 juta.

Sedangkan X3 xDrive20i Luxury dibanderol sekitar Rp 1 miliar untuk harga off the road, sedangkan OTR-nya Rp 1,1 miliar.

Seluruh harga OTR tersebut hanya berlaku untuk wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Banten, dan hanya berlaku untuk mobil pertama.

Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O’tania menjelaskan, tujuan pihaknya menginformasikan harga off the road adalah agar konsumen mengetahui harga asli mobil, sebelum dikenakan pajak dan lain-lain.

Baca Juga :  Mei, Penjualan Honda Vario Baru Naik 20 Persen



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar