Bontoa Maros Gelar Lomba MTQ, Irfan AB: Harus Dilestarikan

Posted on

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Legislator DPRD Sulsel, Irfan AB mengapreasi lomba MTQ tingkat Kecamatan Bontoa, yang berlangsung meriah di pelataran kantor Desa Ampekale, Maros, Minggu (3/6/2018) malam.

Lomba MTQ dengan melibatkan 180 peserta dari delapan desa dan satu kelurahan tersebut, digelar selama empat hari dengan perebutkan piala bergilir dan hadiah sekitar Rp 35 juta.

Menurut Irfan, kegiatan dalam rangka menyemarakkkan Ramadan 1439 H, dapat terselenggara berkat kerjasama antara pemerintah kecamatan, desa dan pemuda maupun warga Ampekale.

“Kami apresiasi Kepala Desa Ampekale, serta semua pihak yang terlibat membuat kegiatan MTQ ini. Lomba ini akan menghasilkan warga yang berkualitas dan paham isi Alquran,” kata Irfan saat mengadiri pembukaan lomba MTQ tersebut.

Baca Juga :  FOTO: Refian dan Nurul Bereksperimen Sosial di Anjungan Losari

Desa Ampekale sebagai panitia dan tuan rumah, bekerja cukup serius untuk memerihakan MTQ. Hanya pelaksanaan MTQ Ampekale, yang menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Irfan AB mengatakan, lomba MTQ sangat perlu dilestarikan dan dijadikan agenda tahunan. Hal tersebut dilakukan, untuk mengasah kemampuan warga dalam membaca Alquran.

“Lomba MTQ ini cukup serius. Barusannya ada MTQ, ada lagu Indonesia Raya. Kita bergembira dengan MTQ ini. Bontoa membuktikan, membumikan ajaran Alquran,” katanya.

Dia berharap, kegiatan tersebut bisa melahirkan MTQ yang baik, serta generasi menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup. Tetaplah berbuat positif. (*)

Baca Juga :  Makassar hadirkan Islamic Tourism Expo Juli 2018



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar