Borneo FC Sukses Menodai Kandang Bhayangkara FC

Posted on

JawaPos.com – Borneo FC menjadi tim pertama yang mendapatkan poin di Stadion PTIK, markas anyar Bhayangkara FC. Tim berjuluk Pesut Etam tersebut berhasil menahan imbang sang juara bertahan dengan skor 1-1, Minggu (27/5) malam.

Tuan rumah bermain menekan sejak babak pertama. Mereka mengandalkan Nikola Komazec untuk menebar ancaman. Komazec mendapat dukungan dari Vendry Mofu dan Wahyu Subo Seto. Sayang Bhayangkara FC kesulitan untuk mencetak gol.

Meski demikian justru Borneo FC yang unggul terlebih dulu pada menit ke-26. Gol bagi Pesut Etam diceploskan Marlon da Silva. Berawal sepak pojok Srdjan Lopicic yang berbuah kemelut di muka gawang Awan Setho, sontekan Marlon sukses mengoyak jala Bhayangkara FC.

Ekspresi Marlon da Silva usai membobol gawang Bhayangkara FC. (Twitter Borneo FC)

Gol Marlon seolah menjadi tamparan untuk lini belakang Bhayangkara FC. Mereka terlalu lengah dalam mengantisipasi serangan Borneo FC dari set pieces. Gol tersebut membuat tuan rumah bermain lebih agresif. Sayang tidak ada perubahan skor hingga jeda laga.

Nakhoda Bhayangkara FC Simon McMenemy mengubah komposisi pemain depannya pada babak kedua. Ia menurunkan Marinus Wanewar sebagai pengganti Vendry Mofu. Perubahan strategi ini berbuah jitu.

Marinus sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-63. Mantan penyerang Persipura Jayapura ini mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan assist Jajang Mulyana.

Bhayangkara FC semakin meningkatkan intensitas serangan pada 25 menit akhir babak kedua. Sementara Borneo FC lebih memperkuat sektor pertahanan. Mereka memasukkan dua gelandang bertipikal bertahan, yakni Ahmad Maulana dan Riswan Yusman.

Nikola Komazec yang kerap menemui jalan buntu untuk mencetak gol, akhirnya ditarik keluar oleh McMenemy pada menit ke-75. Posisinya digantikan penyerang naturalisasi Herman Dzumafo Epandi. 

Setelah lebih banyak tertekan pada awal babak kedua, Borneo FC akhirnya mulai berani menyerang pada pengujung pertandingan.  Bhayangkara FC mendapatkan hadiah penalti pada menit 90+3.

Wasit menganggap ada pelanggaran yang dilakukan Leo Tupamahu kepada Herman Dzumafo di kotak terlarang. Sayang Paulo Sergio gagal memanfaatkan peluang emas itu. Eksekusinya melambung di atas mistar. Skor 1-1 pun tak berubah dan mengakhiri laga ini.

Bhayangkara FC 1-1 Borneo FC
(Marinus 63′ – Marlon 26′)

Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Borneo FC:

Bhayangkara FC: Awan Setho, Fatchurohman, Alsan Sanda, Jajang Mulyana, Vladimir Vujovic, Lee Yoo Joon, Hargianto, Paulo Sergio, Vendry Mofu (Marinus Wanewar, 46’), Wahyu Subo Seto, Nikola Komazec (Herman Dzumafo Epandi, 75’)
Pelatih: Simon McMenemy

Borneo FC: Nadeo Argawinata, Azamat Baimatov, Leo Tupamahu, Edy Gunawan, Ambrizal Umanailo, Julien Faubert, Srdjan Lopicic (Dirga Lasut, 88’), Wahyudi Hamisi, Sultan Samma (Riswan Yusman, 64’), Marlon da Silva (Ahmad Maulana, 65’), Lerby Eliandry
Pelatih: Dejan Antonic

Wasit: Faulur Rosy (Aceh)

(saf/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar