Bupati Mamuju perbolehkan ASN bawa mudik mobdin

Posted on

Mamuju (Antaranews Sulsel) – Bupati Mamuju Barat Habsi Wahid mengatakan dirinya tidak melarang para kepala dinas maupun aparatur sipil negara (ASN) lainnya di daerah itu membawa mudik mobil dinas.

“Kasihan kalau kepala dinas harus naik bus dan jalan kaki pulang ke kampung halamannya. Sepanjang tidak menggunakan dana APBD, misalkan membeli bahan bakar sendiri dan melakukan perbaikan atas biaya sendiri jika terjadi kerusakan, silahkan saja,” kata Habsi Wahid kepada wartawan di Mamuju, Provinsi Sulawesi, Jumat.

Sementara, terkait ASN atau PNS yang menambah waktu libur pascalebaran, Bupati menegaskan akan memberi sanksi tegas.

Ia menyatakan, bagi ASN yang menambah waktu libur pascacuti bersama Idul Fitri akan diberi sanksi tegas, sesuai yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Cuti bersama Idul Fitri tahun ini cukup panjang, yakni sampai 12 hari. Jadi, kalau ada ASN yang menambah waktu libur tentu itu sangat kelewatan,” tuturnya.

“Secara jelas itu sudah diatur melalui PP Nomor 53. Kami pasti akan memberikan sanksi tegas kepada ASN yang masuk kerja melewati batas waktu yang telah ditetapkan,” kata Habsi Wahid.

Terkait THR dan gaji ke-13 bagi ASN pemerintah, lanjut Habsi Wahid, telah membayarkannya.

Sedangkan untuk gaji PNS Golongan I dan honor pegawai kontrak tambah Bupati, masih dalam proses.

“Khusus untuk Golongn 1 dengan tenaga kontrak itu sudah kami siapkan dan akan kami bayarkan bersamaaan. Jadi saat ini dalam proses pencairan anggaran bagi setiap OPD dan bukan sengaja kami lambatkan untuk tidak dibayar, tetapi masih dalam proses dan inysa Allah mereka bisa memanfaatkan honor dan THR itu sebelum Hari Raya,” kata Habsi Wahid.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar