Busana-busana Kontroversial di Arena Wimbledon

Posted on

JawaPos.com – Ajang Wimbledon tak hanya menyajikan permainan tenis kelas dunia. Tapi, juga memanjakan penonton dengan gaya busana para atlet yang serba putih dan stylish.

Layaknya, fashion show, para atlet tampil lebih bergaya di lapangan hijau mulai dari ujung rambut hingga kaki. Namun, tak semua busana tenis yang dikenakan para atlet mengundang decak kagum. Bahkan, jika dilihat dari tahun-tahun sebelumnya ada saja petenis yang ‘salah kostum’ saat bertanding.

Sebelum memerhatikan gaya para petenis di wimbledon tahun ini, berikut beberapa busana yang bikin syok saat di lapangan.

Anne White’s cat-suit di tahun 1985 (Getty images)

1949 – Celana Dalam Gussie Moran

Uniknya kala round-up Wimbledon, Gussie Moran merupakan pemain wanita pertama yang memamerkan celana dalamnya di Wimbledon. Gussie terlihat secara tak sengaja memamerkan celana dalam dengan detail renda di tengah lapangan. Tentu hal itu memalukan sehingga menimbulkan kehebohan. Dia dicap sudah menyebarkan dosa dan vulgar ke dalam area tenis. Semua klub Inggris prihatin tentang efeknya pada keluarga kerajaan.

1976 – Gaya Pakaian Sue Barker

Wanita yang dianggap tak sopan berikutnya dan menjadi pusat kejutan adalah Sue Barker. Dia menggunakan seragam skimming yang dinilai terbuka atau membuka aurat. Gaya itu dicap agak cabul.

1985 – Cat Suit Anne White

Anne White membuat kontroversi mengenai pakaian Cat Suit mirip Jumpsuit pada tahun 1985. “Saya tidak tahu itu akan menjadi sangat kontroversial. Bukan maksud saya,” katanya.

Busana-busana Kontroversial di Arena Wimbledon
Maria Sharapova di tahun 2008 (Getty Images)

2009 – Tas Emas dan Jaket Gaya Militer Roger Federer

Roger Federer tidak asing lagi dengan kontroversi dalam arena Wimbledon. Ketika dia melangkah ke lapangan dengan pakaian yang dikenakannya, maka dia dibandingkan dengan Richard Gere dalam An Officer and Gentleman dan sosok Sersan Pepper. Rupanya jaket gaya tentara putih dan rompi emas terinspirasi oleh seragam militer.

2007 – Celana Merah Tatiana Golovin

Celana dalam Tatiana Golovin tersingkap pada tahun 2007. Dia memilih untuk mengenakan warna merah. Sehingga Tatiana diserang karena melanggar aturan. Golovin membela diri atas pilihan busananya. Dia mengatakan merah adalah warna yang kuat dan membuat seseorang percaya diri.

2008 – Tux Luxe Maria Sharapova

Sepanjang kariernya, pakaian Maria Sharapova telah mengundang banyak komentar. Pemain Rusia ini pernah mengenakan gaun yang terinspirasi oleh angsa tetapi pada tahun 2008 yang bahkan berhasil menjatuhkan lawannya. Atasan gaya tuxedo dan celana pendeknya bisa memgalahkan pemain Rusia Alla Kudryavtseva.

Busana-busana Kontroversial di Arena Wimbledon
Busana Serena Williams di tahun 2008 (Getty Images)

2008 – Jaket Serena Williams 

Serena Williams memilih pakaian Wimbledon terlalu kaku dan serius untuk penampilannya. Pada tahun 2008, dia seolah menggunakan jaket atau jas hujan.

2010 – Venus William ‘Tina Turner’

Venus Williams juga tidak luput dengan kontroversi. Dia mengejutkan semua orang ketika dia akan merebut mahkota Wimbledon keenam pada tahun 2010 dengan mengenakan gaun yang terinspirasi oleh Tina Turner. Gaun berlapis putih yang digunakannya lebih cocok untuk bernyanyi di atas panggung dan pesta malam.

2011 – Lady Gaga Wanna Be oleh Bethanie Mattek-Sands

Tidak mengherankan jika pemain tenis Amerika, Bethanie Mattek-Sands, disebut sebagai Lady Gaga di area tenis. Pada tahun 2011 dia membuat bingung penggemar saat dengan jaket bomber putih yang dihiasi bola tenis putih dicat-semprot dipotong menjadi dua. Ketika dia melepas mantelnya, ada gaun putih tanpa lengan baju. Pakaian aneh itu dibuat oleh salah satu desainer pakaian Lady Gaga.

(ika/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar