Cerita Peggy Melati Sukma Tentang Foto Lamanya yang Jadi Masalah

Posted on

Jakarta

Hijrah dan mengubah penampilannya, Peggy Melati Sukma tak bisa mengontrol semuanya. Dirinya hanya bisa menyerahkan semuanya pada Allah untuk menutupi segala hal yang dirinya tak bisa menutupi.

Termasuk foto-foto masa lalunya. Peggy Melati Sukma yang dahulu seorang artis dan model tentu penampilannya cukup seksi. Dia pun merasa bersyukur selama berkarier bukan tipikal artis narsis.

“Hijrah itu another journey, saya memilih betul-betul fokus pada perjalanan baru. Apa-apa sebuah masalah besar muncul di media dan seterusnya yang bisa saya ikhtiarkan untuk bisa saya bereskan saya hapus ya saya lakukan. Yang sudah tidak bisa saya ikhtiarkan saya sudah tidak bisa lagi menghabiskan energi saya ke sana. Jika Allah mau tutup aib kita maka allah akan tutup aib kita. bahkan ketika aib itu masih terbuka Allah maha segalanya,” ungkap perempuan yang kini lebih nyaman disapa dengan nama Khadija sat ngobrol dengan detikHOT di di di Smart Office Lotte Shopping Avenue, Lantai 2 di Jalan Profesor Doktor Satrio, Karet, Kuningan, Jakarta Selatan.

Meski begitu ada satu foto yang ternyata menjadi masalah dalam proses perjalanan Peggy Melati Sukma berhijrah. Foto yang menempel pada tembok besar di salah satu rumahnya cukup membuat Peggy mengatakan ‘Pusing….’.

Foto: Desi Puspasari/detikHOT

“Gini kalau soal di rumah dari zaman dulunya alhamdulillah wasyukurillah saya bukan pengumpul foto, jadi saya punya rumah di manapun saya nggak pernah pasang foto. Saya bukan tipikal yang suka memandang diri saya sendiri, narsis, tipikal saya bukan itu,” akunya.

Rumah yang dahulu menjadi tempat dirinya meletakkan seluruh koleksi barang antiknya itu dibuat satu buah tembok besar. Tembok yang menopang dan berdiri kokoh dari atap hingga lantai rumahnya itu menampangkan kumpulan foto-foto dirinya.

“Baru tuh di rumah itu saya bikin satu tembok besar kayak billboard kali pertama itu buat saya, dikerjakan oleh tim khusus dipajang rupa-rupa foto perjalanan hidup saya. Ini jadi masalah saat hijrah, nih foto mau diapain. Kalau mau dihilangin kan temboknya mesti dihancurin sedangkan tembok itu dari atap rumah sampai lantai,” ucapnya tertawa.

“Kalau dihancurin saya harus renovasi rumah. Saat hijrah dengan segala ujian-ujian yang luar biasa berarti secara materi juga anjlok. Perusahaan saya hancur, saya sakit muka saya waktu itu rusak saya nggak bisa tampil ditelevisi saya nggak dapat penghasilan dari sana, ada hutang di sana-sini, rumah tangga bubar nggak bisa minta bantuan sama sebelah,” sambungnya membeberkan kegalauannya karena foto itu.

Perempuan yang sudah lima tahun berhijrah dan kini tidak lagi wara-wiri di televisi memutar otak untuk mencari jalan keluar permasalahan foto itu. Dirinya hanya bisa memohon ampun pada Yang Maha Kuasa dan menunggu adanya rezeki.

“Gila harus ngebubarin foto di tembok raksasa. Aduh pusing…. Jadi apa yang saya lakukan maka saya mohon ampun pada Allah Ta’ala, saya tunggu saja perjalanan saya sampai Allah memberikan rezekinya. Lalu saya beli gorden raksasa, tutup tembok itu dengan gorden raksasa,” kisahnya.

“Itu satu-satunya persoalan foto di rumah yang saya harus garap dalam proses hijrah saya. Tapi kalau yang di social media ya yang bisa saya bereskan saya bereskan, kalau tidak ya tidak,” tuntas artis yang kini menyandang nama Khadija itu.

(pus/doc)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar