danny diingatkan tidak euforia kemenangan kolom kosong

Posted on

Makassar  (Antaranews Sulsel) – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono mengingatkan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto agar tidak melakukan selebrasi maupun bereuforia atas kemenangan kolom kosong.

 “Sebaiknya wali kota tidak melakukan euforia kemenangan kolom kosong karena posisinya sebagai wali kota,” ujar Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono di Makassar, Rabu.

Ia mengatakan euforia wali kota Danny Pomanto atas kemenangan kolom kosong pada pemilihan kepala daerah Makassar dinilainya berlebihan.

Menurut Soni tindakan Danny dengan bersujud syukur atas kemenangan kolom kosong bersama tim-timnya itu tidak mencerminkan sebagai kepala daerah yang mengayomi seluruh warga Makassar.

Baca Juga :  Robert Alberts: Persija tetap berbahaya tanpa Simic

“Posisi wali kota harus bisa memayungi dan memberikan pengayoman kepada kontestan pilkada, dalam hal ini pasangan calon nomor urut satu,” katanya.

Soni yang juga Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu mengatakan hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei tidak bisa dijadikan patokan kemenangan.

Karena kemenangan, kata dia, baru bisa diketahui setelah ada pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar.

“Hasil resmi tunggu dari KPU, jangan bereuforia dan mari kita sama-sama menciptakan suasana yang kondusif pasca pilkada ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Kroasia gunduli Argentina 3-0 - ANTARA News Makassar

Sebelumnya Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama mantan tim relawan dan pemenangannya di kediaman pribadinya Jalan Amirullah melakukan sujud syukur atas kemenangan kolom kosong tersebut.



Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar