Dave Grohl Kenang Panggungnya Bersama Nirvana

Posted on
Jakarta – Kenangan bersama Nirvana tampaknya akan selalu membekas di benak Dave Grohl. Salah satu yang paling terkenang olehnya adalah momen manggung bersama band tersebut di Reading Festival tahun 1992.

Pentolan Foo Fighters itu bahkan menyebut bahwa panggung tersebut adalah momen keajaiban. Nirvana saat itu dijadwalkan menjadi penampil utama.

Dikutip dari Kerrang!, Kamis (21/6/2018), Dave Grohl mengenang peristiwa tersebut karena pada awalnya ia tidak yakin Nirvana bisa benar-benar tampil di atas panggung.

“Aku ingat kami muncul di Reading ’92 dan ada begitu banyak rumor yang menyebutkan kami tidak jadi tampil, kami ditunda,” kenangnya.

“Aku berjalan ke belakang panggung dan sahabat-sahabatku dalam band yang membuka festival itu bernyata, ‘Apa yang kamu lakukan di sana?’ aku pun menjawab, ‘Kami menjadi penampil utama’ Dan mereka seakan tidak percaya, “Jadi kalian akan benar-benar main?” kisah Dave Grohl.

Baca Juga :  Hereditary, Film Horor Cerdas yang Mengintimidasi

Dipertanyatakan banyak orang pada saat itu, Dave Grohl pun mengaku, sejujurnya turut mempertanyakan dirinya sendiri. “Namun aku tahu kami akan mencobanya,” ujarnya.

Ia bertutur, keraguannya memuncak mengingat mereka hanya satu kali latihan pada satu hari sebelum tampil. Namun keraguannya pun hilang begitu berada di atas panggung. Menurutnya, panggung tersebut benar-benar menyenangkan.

“Pertunjukannya sangat meyakinkan dan merupakan sebuah momen keajaiban yang terjadi dalam waktu yang bersamaan,” ceritanya.

Sayangnya, panggung yang begitu berkesan tersebut merupakan penampilan terakhir Nirvana di Inggris. Setelanya, ia tak pernah kembali ke negara tersebut dan tampil dalam format Nirvana.

Baca Juga :  Teater JKT48 Makin Nyaman dan Keren dengan Tiga Layar LED

“Jadi ya, pertunjukan itu berjalan luar biasa, tetapi juga menyedihkan karena itu adalah kali terakhir kami bermain di Inggris. Kami tidak punya cukup banyak waktu tampil di Inggris. Kenangan itu seperti kemenangan yang melankolis, karena kami tidak pernah kembali,” tuturnya.

(srs/pus)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar