Demi Selamatkan Himawari, Shinchan Belajar Kung Fu Hingga ke Tiongkok

Posted on

JawaPos.com – Sutradara Wataru Takahashi mengemas film animasi Crayon Shinchan secara berbeda. Menariknya, film Crayon Shinchan Kung Fu Boys Ramen Panic disajikan dengan meleburkan budaya Tiongkok (Kung Fu) dan budaya Jepang (tarian Jenka) dalam satu kesatuan yang menghibur.

Karakter Crayon Shinchan yang lucu dan bandel pun akan sedikit berbeda di film ini. Pasalnya, anime bergenre komedi itu kini dibumbui banyak adegan laga. Meski masih berkarakter bandel dan jenaka, Shinchan di film ini ternyata memiliki sisi lain.

Dikisahkan penduduk kota Kasukabe mendadak berubah menjadi lebih brutal. Masao yang cengeng dan penakut pun tiba-tiba menjadi berani dan seperti gengster di TK-nya. Shinchan, Kazao, Nene, dan Boo pun mengikuti Masao diam-diam dan sampailah mereka di kota Aiya, Chinatown-nya Kasukabe.


Crayon Shin-chan the Movie: Bakumori! Kung-Fu Boys, Ramen Rebellion! Trailer!
(YouTube/Anonesan)

Shinchan dan kawan-kawan pahlawan Kasukabe pun berusaha menjadi pahlawan di film berdurasi sekitar 100 menit itu. Menariknya, mereka tidak sendiri karena akan ditemani juga dengan sejumlah tokoh-tokoh terbaru, antara lain instruktur Kung-Fu legendaris, Puni Puni Ken, ahli kung-fu wanita, Ran dan bos Black Panda Ramen yang memiliki jurus akupuntur tak terkalahkan.

Puncak konflik terjadi ketika sang adik, Himawari juga berubah menjadi brutal. Shinchan tak tinggal diam. Demi mengembalikan kesadaran adiknya dan seluruh warga kota Kasukabe, dia dan Ran pun bertualang ke negeri Tiongkok demi menyempurnakan jurus kungfunya.

Apakah Shinchan dan Ran mampu menguasai jurus terakhir? Atau hanya salah satu dari mereka saja? Dapatkah bos Black Panda Ramen dikalahkan? Apakah Himawari dan warga Kasukabe bisa kembali normal?

Penasaran? Film Crayon Shinchan: Kung fu Boys Ramen Panic dapat disaksikan di CGV Cinemas mulai 31 Mei 2018.

video

(yln/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar