Demi Totalitas, Ade Firman Jadi Polantas Beneran Selama 2 Hari

Posted on

JawaPos.com – Berakting menjadi polisi lalu lintas (polantas) di film 22 Menit, membuat aktor Ade Firman Hakim harus melakukan observasi. Bahkan, dia langsung terjun ke lapangan mendampingi polantas asli mengantur lalu lintas di jalan.

“Kita observasi. Kita langsung pelatihannya, kayak ngatur lalu lintasnya di Thamrin. Ada yang ngajarin kita, namanya pak Eko,” kata Firman saat menceritakan mengenai film 22 Menit pada JawaPos.com, Kamis (5/7).

Tak tanggung-tanggung, demi menjiwai karakternya, Firman bersama 3 rekan lainnya yang juga berperan sebagai polantas mengikuti pelatihan tersebut selama dua hari penuh. Termasuk, berpanas-panasan di tengah hari bolong di jalan.


22 Menit – Official Trailer
(YouTube/deesable)

Dalam film 22 Menit, Firman memang berakting menjadi Briptu Firman, polantas yang tengah bertugas di pos polisi Jalan Thamrin, Jakarta. Dia ada di lokasi kejadian ketika teror bom terjadi tahun 2016 silam.

Tetapi, konflik yang dialaminya tidak hanya sebagai polantas yang tidak dipersenjatai menghadapi teroris. Tetapi, sang sutradara, Eugene Panji dan Myrna Paramita juga ingin menonjolkan konflik drama kehidupan pribadi Briptu Firman.

Sementara itu, menjadi polantas diakui Firman membuatnya lebih menghargai pekerjaan bapak-bapak polantas. Sebab, sudah merasakan bagaimana letihnya mengatur lalu lintas saat panas ataupun hujan.

“Sekarang lebih menghargai bapak polantas. Karena capeknya, panasnya gila-gilaan. Yang dulu kalau saya di-stopin sama polantas udah defensive duluan. Dulu pernah kalau misalnya ditilang lagsung dompetnya dibuang ke belakang, biar nggak ada pak, nggak ada. Tapi sekarang lebih menghargai aja,” pungkasnya.

Bagaimana hasil observasinya? Film 22 Menit akan tayang mulai 19 Juli di bioskop seluruh tanah air.

video

(str/JPC)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar