Dewi Persik Akui Tak Jadi Diri Sendiri di TV

Posted on

Dewi Persik Foto: (dewiperssikreal/Instagram)

Jakarta – Selain sebagai artis, Dewi Persik ingin menjadi diri sendiri sebagai Dewi Muria Agung. Tak jarang sebagai artis Dewi Persik merasakan harus menjadi seseorang yang bertolak belakang dengan jati dirinya.

“Terkadang posisinya bertolak belakang dengan kehidupan saya sehari-sehari seperti saat ini saya di salah satu stasiun TV saya harus nyanyi, saya harus goyang, tapi di luar sisi itu ya beda lagi. Saya sebagai Dewi Muria Agung. Makanya saya selalu melihat saya mempunyai dua sisi, sebagai Dewi Persik dan Dewi Muria Agung,” cerita Dewi Persik ditemui di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dewi Persik pun mengingat sebagai manusia harus melewati proses demi proses untuk menjadi yang lebih baik. Mantan istri Saipul Jamil itu mengungkapkan semua keinginannya itu diperkuat dan dilandasi dengan pondasi agama yang dibentuk oleh orangtuanya.

“Mungkin kalau Dewi Muria Agung lebih kepada, ya intinya saya ingin sukses dunia akhirat. Semoga lebih banyak akhiratnya dengan berjalannya waktu,” katanya.
“Jadi saya bersyukur mempunyai kedua orangtua yang bisa mendidik saya sehingga saya punya pondasi. Pondasi itu salah satunya adalah satu saya bisa membaca ayat suci Al Quran, kedua dengan kondisi saat ini Allah memberikan kegiatan yang luar biasa tapi saya sudah punya modal bahwasannya ya itu tadi, didikan orangtua saya sampai saat ini,” ungkap Dewi Persik.

Pelantun ‘Sayang’ itu pun mengenang masa kecilnya yang malas-malasan saat disuruh belajar mengaji. Kini meski dikenal sebagai penyanyi dangdut, Dewi Persik juga dikenal sebagai penyanyi yang mahir melantunkan Al Quran dengan baik.

“Tapi manfaatnya alhamdulillah. Sekarang ini mau dikasih ayat seperti apapun bisa dan mampu alhamdulillah. Bahkan harus ada alunan nadanya pun alhamdulillah bisa dan mampu. Walaupun mungkin tidak sebagus mereka-mereka yang memang sudah pekerjaannya,” tutur Dewi Persik malu-malu.
(dar/dar)

Source link

Gravatar Image
Seorang Blogger Makassar